Gunung Semeru Masih Luncurkan Guguran Lava Pijar

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 14:17 WIB
Gunung Semeru mengalami kenaikan kegempaan. Hari ini sudah terjadi 133 letusan di gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Potret Gunung Semeru dari kejauhan/Foto: Nur Hadi Wicaksono
Lumajang -

Gunung Semeru masih mengeluarkan guguran lava pijar. Guguran terjadi 8 kali dengan jarak luncur 300-1.000 meter.

Guguran tersebut mengarah ke Besuk Bang dan Besuk Kembar. Informasi tersebut disampaikan Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan data dari Pos Pengamatan Gunung Api Semeru periode 5 Maret 2020 pukul 00.00-24.00 WIB, secara visual Gunung Semeru teramati satu kali letusan asap putih tebal setinggi 200 meter ke arah utara.


Kemudian teramati api diam setinggi 50 meter pada malam hari saat visual gunung jelas. Semeru juga mengalami 133 kali letusan, dua kali guguran, tiga kali tremor harmonik dan satu kali tektonik jauh.

"Guguran Lava pijar teramati 8 kali dengan jarak luncur 300-1.000 meter ke arah Besuk Bang dan Besuk Kembar. Untuk status Gunung Semeru masih level II waspada," ujar Wawan, Jumat (6/3/2020).


Petugas menghimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di radius satu km. Kemudian sejauh empat km di sektor lereng selatan-tenggara kawah aktif. Sebab wilayah itu merupakan wilayah bukaan kawah aktif Semeru (Jongring Seloko) sebagai jalur luncuran awan panas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan tidak melakukan aktivitas di wilayah sejauh empat km di sektor lereng selatan-tenggara," pungkas Wawan.

Simak Video "16 Kali Keluarkan Lava, Gunung Semeru Masih Waspada"

[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)