Sempat Terjebak Lahar Hujan Gunung Kelud, 25 Penambang Pasir Selamat

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 23:23 WIB
penambang pasir dan truk terjebak
Foto: Istimewa
Kediri -

10 Truk dan kurang lebih 25 penambang pasir sempat terjebak besarnya arus dan debit air di sungai lahar Ngobo, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Truk dan penambang pasir yang terjebak tadinya sedang melakukan penambangan pasir di sungai saat peristiwa itu terjadi.

Berdasar keterangan Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, dari 10 truk yang sempat terjebak derasnya aliran sungai, 9 Truk berhasil keluar dari arus sungai. Dan masih ada 1 truk yang saat ini terjebak dan masih dalam proses evakuasi oleh para penambang pasir dan paguyuban truk pasir, karena akses jalan keluar tertutup derasnya aliran sungai.

Slamet juga menjelaskan kronologi awal terjebaknya 10 truk penambang pasir. Hujan deras di kawasan puncak Gunung Kelud sejak Pukul 12.00-15.30 Wib menyebabkan banjir lahar hujan di sungai lahar Ngobo Kecamatan Puncu.

Sehingga sejumlah truk dan penambang pasir yang akan kembali pulang mengangkut pasir terjebak oleh derasnya arus sungai, sehingga menutup akses jalan keluar.

"Terjebaknya 10 truk penambang pasir dan sekitar 25 penambang pasir adalah akibat hujan deras di kawasan puncak Gunung Kelud sejak Pukul 12.00-15.30 WIB, menyebabkan banjir lahar hujan di sungai lahar Ngobo Kecamatan Puncu dan menutup akses jalan keluar," kata Slamet, Selasa (25/2/2020).

Sementara itu menurut Komandan URC BPBD Kabupaten Kediri Windoko, kendati sempat terjebak dan tidak bisa keluar dari bantaran sungai lahar Ngobo, namun 9 truk dan para penambang pasir berhasil keluar setelah mendapat bantuan dari warga, Tim BPBD, dan paguyuban truk pasir.

"Alhamdulillah akibat bantuan warga, paguyuban truk pasir, Tim BPBD Kabupaten Kediri dan arus sungai yang sudah surut 9 Truk berhasil keluar, namun karena kerusakan mesin 1 truk masih belum bisa dievakuasi," jelas Windoko.

(iwd/iwd)