Busa Bak Awan Penuhi Sungai di Pasuruan, DLH Sebut Hanya Deterjen

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 19:35 WIB
Busa bak awan memenuhi Sungai Welang di Desa Wrati dan Pacarkeling, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Penyebabnya masih menjadi teka-teki.
Penampakan sungai penuh busa di Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan -

Dua sungai dipenuhi busa sempat membuat heboh warga Pasuruan. Kini DLH Kabupaten Pasuruan menyampaikan hasil kajian soal busa bak awan di dua sungai itu.

Peristiwa pertama terjadi Sungai Damper, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan pada Jumat (14/2/2020). Busa menumpuk bergerak di atas aliran sungai dari Desa Sumbergedang hingga Desa Tawangrejo.


Setelah ditelusuri, busa itu berasal dari gudang penggilingan plastik Koperasi Pesantren Al Falah Sidiqiyah, Dusun Kedondong, Desa Sunbergedang, Kecamatan Pandaan. Kejadian ini baru pertama kali terjadi sehingga mengagetkan warga.

Sehari kemudian, peristiwa serupa terjadi di Sungai Welang Desa Pacarkeling dan Desa Wrati, Kecamatan Kejayan. Warga juga heboh karena peristiwa tersebut tak pernah terjadi sebelumnya.

"Kalau yang di Pandaan sudah kita temukan dan sudah kita panggil yang bersangkutan. Itu kan dari home industri milik koperasi pesantren. Dan yang bersangkutan sudah sanggup untuk memperbaiki dan mengurus izin-izinnya. Yang pasti itu bukan zat berbahaya, hanya deterjen," kata Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Farianto, Kamis (20/2/2020).


Sementara dalam peristiwa di Sungai Welang, DLH belum mendapat titik terang. Busa sudah hilang sebelum petugas terjun ke lapangan.

"Yang di Sungai Welang Kejayan belum kami temukan karena sudah keburu hilang. Jadi belum sempat kami telusuri ke hulu asalnya sudah hilang," ujar Heru.

Simak Video "Dampak Buruk Urbanisasi, Sungai di Peru Tercemar Parah"

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)