Bandar Sabu Pasuruan yang Ajak Warga Lempari Polisi Disebut Bak Godfather

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 10:34 WIB
narkoba di pasuruan
Bandar sabu ditangkap (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

SH (39), tersangka bandar sabu asal Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan memprovokasi warga melawan dan melempari polisi saat akan diringkus. SH disebut polisi bak Godfather di lingkungannya.

"Tersangka ini orang yang disegani di sana, seperti Godfather. Sejumlah orang jadi tameng dia saat ditangkap," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander, Rabu (19/2/2020).

Meski ada sebagian warga melawan dan seorang anggota terluka, polisi bergeming dan tetap mengamankan.

"Kejadian itu sangat kami sayangkan. Tapi kami yakin tidak semua masyarakat yang mendukung dia. Kami minta masyarakat yang mendukung tersangka segera sadar bahwa yang dilakukan polisi merupakan bagian dari komitmen pemberantasan narkoba," terang Dony.

SH diamankan di desanya beberapa waktu lalu. Saat ditangkap ia memprovokasi warga melawan petugas. Ia meneriaki "maling" pada polisi yang menggunakan uniform Polri.

Sejumlah warga kemudian mencoba menjadi tameng bagi tersangka yang akan diringkus polisi. Bahkan warga melawan polisi dengan melakukan pelemparan batu. Satu anggota polisi mengalami luka terkena lemparan batu dalam peristiwa ini.

"Ya saya takut ditangkap (terus ajak warga melawan)," kata SH.

Selain SH, ada 5 tersangka bandar sabu-sabu yang diamankan antara lain AE (39) warga Grati, KM (40) warga Gadingrejo, PN (21) warga Nguling, AH (22) warga Winongan, dan FC (29) warga Panggungrejo. Mereka diamankan selama Januari-Februari.

"Mereka diamankan 4 TKP berbeda. Dari 6 tersangka diamankan barang bukti 13, 44 gram sabu," pungkas Dony.

(fat/fat)