Satu Korban Heli MI-17 Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Bondowoso

Chuk S. Widarsha - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 12:59 WIB
Jenazah Korban Heli MI 17 Papua Dimakamkan di Pemakaman Keluarga
Korban Heli MI 17 Papua dimakamkan Bondowoso (Foto: Chuk S. Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Salah seorang korban jatuhnya helikopter MI 17 TNI AD yang jatuh di Oksibil, Papua, tiba di Bondowoso. Jenazah dimakamkan di tempat pemakaman keluarga.

Jenazah Pratu Anumerta Tegar HS tiba di rumah duka Desa Suling Kulon, Cermee, Selasa (18/2/2010) pukul 00.30 wib. Setelah disalatkan, jenazah langsung dibawa ke tempat pemakaman keluarga di Kelurahan Kotakulon, Bondowoso.

Kendati dimakamkan di pemakaman umum, jenazah putra kedua pasangan Suhardi dan Nanik ini dimakamkan secara militer dipimpin Komandan Kodim setempat.

"Atas permintaan keluarga, dia dimakamkan di pemakaman keluarga. Namun tetap secara militer. Karena almarhum gugur dalam tugas," kata Dandim 0822 Bondowoso, Letkol Jadi, seusai prosesi pemakaman, Selasa (18/2/2020).

Prada Tegar Hadi Sentana (23), asal Desa Suling Kulon, Kecamatan Cermee, Bondowoso merupakan anggota Batalyon 725 Woroagi, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Heli M-17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak, Jumat 28 Juni 2019, saat terbang dari Bandara Oksibil, Papua. Helikopter saat itu terbang menuju Bandara Sentani, Jayapura.

Helikopter itu mengangkut 12 orang, terdiri atas 7 kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Woroagi. Heli ini digunakan dalam misi pengiriman logistik ke pos udara pengamanan perbatasan (pamtas) di Distrik Okbibab, Pegunungan Bintang.

(fat/fat)