Pelaku Pemukulan Ketua Ranting PDIP Surabaya Disebut Anggota Satpol PP

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 12:19 WIB
ketua ranting pdip sawunggaling jadi korban pemukulan
Eko Andri Prahyuono di Polsek Gubeng (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Ketua Ranting PDIP Sawunggaling Surabaya Eko Andri Prahyuono menjadi korban pemukulan. Pelaku pemukulan disebut adalah anggota Satpol PP Surabaya.

"Yang saya tahu, dia oknum Satpol PP (outsourcing) tapi waktu memukul pakai baju biasa," ujar saksi mata kasus itu, Wiyanto, kepada detikcom, Selasa (18/2/2020).

Wiyanto yang juga kader PDIP tersebut mengatakan tiba-tiba pelaku langsung menghampiri Andri lalu memukulnya. Wiyanto kemudian segera melerai agar kejadian itu tidak semakin gaduh.

Andri sendiri kenal dengan pelaku yang disebutnya bernama Heri. Andri mengaku dipukul pada bagian dagu dan rahang. Pukulan itu membuatnya memar.

"Tadi pelaku nyamperin saya, lalu bilang 'kamu ada masalah sama keluargaku', lalu saya dipukul. Yang mukul namaya Heri, dia adik dari pengurus DPC PDIP Surabaya. Mukul sendirian, cuma tadi datang sama temannya," ucap Andri.

Andri sendiri menduga pemukulan terhadap dirinya berkaitan dengan dualisme kepemngurusan di tingkat ranting. Setelah menjabat ketua ranting, kata Andri, kakak dari Heri yakni Tri Indah Ratnasari membentuk ranting tandingan di Sawunggaling. Padahal menurut Andri, kubunyalah lah yang diakui dan diberi SK oleh PDIP Surabaya.

Pemukulan itu sendiri terjadi pada Senin (17/2) sekitar pukul 21.30 WIB di parkiran Gedung Wanita di Jalan Kalibokor Selatan. Saat itu Andri hendak pulang usai menghadiri pembentukan kepengurusan DPC PDIP Surabaya di Gedung Wanita. Kejadian pemukulan itu sudah dilaporkan Andri ke Polsek Gubeng.

(fat/iwd)