Unesa Siapkan Trauma Healing Bagi Mahasiswa Usai Pulang dari Wuhan

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 13:53 WIB
Puluhan warga Jatim yang pulang dari Wuhan, China bertemu keluarga tercinta setelah menjalani karantina di Natuna. Sebanyak 62 warga tiba di Bandara Juanda pukul 22.16 WIB.
Mahasiswa Unesa di karantina Natuna dan orangtuanya berpelukan (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Beberapa mahasiswa Universitas Surabaya (Unesa) kembali ke rumahnya usai dikarantina di Natuna karena virus corona. Pasca kepulangan mereka, pihak kampus merencanakan memberikan pendampingan trauma healing.

Humas Unesa Vinda Maya Setiyaningrum saat dikonfirmasi mengatakan pihak kampus akan memberikan pendampingan psikologis kepada para mahasiswa yang baru saja pulang dari Wuhan.

"Ada psyko edukasi, jadi mereka istilahnya menenangkan agar mentalnya kembali pulih. Biar mereka merasa di lingkungan sosial masyarakat kembali normal. Untuk awal ini mungkin lewat telpon atau WA (whatsapp), kalau dirasa perlu banget rencananya minggu depan akan home visit ke rumah mahasiswa masing-masing," kata Vinda kepada detikcom, Senin (17/2/2020).

Vinda menambahkan Unesa sudah menyiapkan dua tim trauma healing untuk melakukan pendampingan kepada para mahasiswa.

"Tim trauma healing sudah dibentuk menjadi dua tim dan nanti akan dibagi ke Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Lamongan," ujar Vinda.

Sebanyak 65 warga Jatim pulang setelah menjalani observasi di Natuna. Namun hanya 64 tiba di Terminal 1 Bandara Juanda, Sabtu (15/2/2020). Di antara rombongan tersebut, 8 mahasiswa dari Unesa.

Simak Video "Moeldoko: Ada 102 Hoax Soal Corona, Saya Minta Semua Pihak Hentikan!"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)