Round-up

Cerita Suami Jual Istri yang Oleh Tetangga Disebut Cantik

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 09:58 WIB
Seorang suami di Kabupaten Pasuruan ditangkap karena menjual istri dengan menawarkan layanan seks kepada empat temannya. Aksi menjual istri itu dipicu sebuah candaan di ranjang.
MS, suami yang menjual istrinya/Foto file: Muhajir Arifin

Faktanya, kata dia, perbuatan pelaku memenuhi unsur tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga, tindak pidana perdagangan orang dan pornografi.

Menurut Dony, apapun alasan MS, perbuatannya melanggar hukum. Perbuatannya memenuhi unsur Pasal 47 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 12 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Sementara F lupa berapa kali ia melayani pelanggan yang merupakan empat teman suaminya. "Jumlah pastinya belum diketahui. Korban bilang sudah lupa," kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan Kota Ipda Indah Rahmadani kepada detikcom, Selasa (11/2).


MS menjual istrinya dengan layanan seks sejak pertengahan 2017 hingga Januari 2020. Panjangnya rentang waktu membuat beberapa spekulasi berkembang di masyarakat. Salah satunya soal korban yang diduga sukarela melakukan hubungan badan dengan 4 teman korban.

Namun polisi membantah spekulasi tersebut. Polisi menegaskan korban dalam paksaan dan ancaman setiap kali melakukan hubungan badan dengan pria lain. Apalagi, pelaku melihat langsung istrinya bercinta dengan orang lain lalu merekamnya.

"Memang dipaksa dan diancam. Korban akan dipukul jika tak mau," imbuhnya.

F dikenal sebagai perempuan baik-baik. Ibu satu anak itu juga berasal dari keluarga baik-baik. Pernyataan itu disampaikan salah seorang tetangga F di Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

"Anaknya baik-baik. Keluarganya juga alim. Kasihan suaminya bejat dan kelainan. Kasihan nangis terus. Anaknya (F) cantik, berkerudung," kata tetangga F kepada detikcom, Rabu (12/2).

Halaman

(sun/bdh)