Polisi Trenggalek Rampungkan Penyidikan Pembalakan Hutan, 3 DPO Diburu

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 10:59 WIB
Polres Trenggalek Rampungkan Penyidikan Pembalakan Hutan
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek -

Proses penyidikan kasus dugaan pembalakan hutan di wilayah Ngerdani, Kecamatan Dongko, rampung dan akan dilimpahkan ke kejaksaan. Namun penyidik Satreskrim Polres Trenggalek memastikan dari empat pelaku, tiga di antaranya masih buron.

Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti, mengatakan berkas perkara pencurian kayu hutan dengan tersangka PN (32) warga Desa Ngadimulyo, Kecamatan kampak, Trenggalek dinyatakan sempurna atau P21 oleh kejaksaan setempat.

"Berkas sudah dinyatakan P21 sejak 21 Januari, kemarin kami lakukan tahap dua atau pelimpahan ke kejaksaan," kata Bima, jumat (7/2/2020).

Dalam pelimpahan perkara itu, selain melimpahkan berkas dan tersangka, polisi juga menyerahkan barang bukti satu unit truk AG 8857 UY yang digunakan untuk mengangkut kayu hasil pembalakan, beserta puluhan gelondong kayu pinus ke jaksa.

Bima mengaku, hingga saat ini pihaknya masih memiliki pekerjaan untuk menangkap tiga pelaku lain yang masih berstatus DPO. Ketiga DPO masing-masing SS, DN dan PT diduga melarikan diri ke Kalimantan, namun untuk memastikan keberadaannya, polisi masih melakukan pendalaman.

"Kami masih dalami dan pastikan dulu benar ada di sana (Kalimantan) atau tidak," ujarnya.

Polres Trenggalek membongkar praktik pembalakan kayu pinus di kawasan hutan Perhutani di Desa Ngerdani Kecamatan Dongko. Saat dilakukan upaya penangkapan, tersangka PN berusaha kabur dengan memacu truk dengan kecepatan tinggi. Bahkan pelaku sempat menabrak sepeda motor anggota polisi yang berusaha melakukan penghadangan.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat pasal pasal 83 UURI Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun penjara.

Simak Juga Video "Bunga Bunga Rafflesia Saat Mekar Di Hutan Lindung Bukit Daun Kepahiang Bengkulu"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)