Akankah Penghina Risma Diberi Maaf?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 05 Feb 2020 12:33 WIB
Kediaman rumah dinas Wali Kota Risma
Wartawan tampak berjubel di depan rumah dinas Wali Kota Risma (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho dan Kasat Reskrim AKBP Sudamiran mendatangi rumah dinas Wali Kota Tri Rismaharini di Jalan Sedap Malam. Akankah Risma memberi maaf Zikria Dzatil?

Dua orang penting itu tiba di kediaman wali kota perempuan pertama di Surabaya ini sejak pukul 10.00 WIB, Rabu (5/2/2020).

Saat ditanya kedatangannya ke rumah dinas Wali Kota Surabaya, Kasat Reskrim mengaku menunggu perkembangan.

"Iya, kami akan bertemu Bu Risma. Nanti saja, ya," kata Kasat Reskrim AKBP Sudamiran.

Dari pantauan detikcom, keduanya tampak masuk ke rumah dinas. Pertemuan digelar tertutup. Sementara wartawan tampak berjubel di depan rumah dinas.

Zikria Dzatil, netizen penghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, meratap minta dimaafkan. Dalam pengakuannya, ia mengaku menyesal dan tidak punya niat menghina Risma.

"Saya selaku Zikria sangat menyesali apa yang telah saya lakukan. Karena pada dasarnya saya tidak punya niat untuk menghina Bunda Risma," kata Zikria saat dihadirkan di Polrestabes Surabaya.

Sambil terus meratap, Zikria menyebut dunia maya-lah yang membuat ia terpicu mem-posting hinaan itu. Ia sendiri ingin membuktikan bahwa ia bukan seperti yang dipikirkan oleh masyarakat Surabaya saat ini.

"Hanya karena dunia maya-lah yang membuat saya terpicu. Tapi saya berusaha menunjukkan siapa diri saya. Saya tidak seperti apa yang masyarakat Surabaya pikirkan," tandas Zikria.

Zikria Dzatil ditangkap pada Jumat (31/1) karena laporan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Zikria mem-posting dua unggahan yang bernada menghina Risma dalam Facebook dengan akun Zikria Dzatil.

Zikria diamankan di rumahnya di Perumahan Mutiara Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor.

(fat/bdh)