Lahirkan Sentra Ekonomi Baru, Hipmi Siap Majukan Pembangunan Desa

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 12:01 WIB
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan siap untuk terlibat mendukung pemerintah memajukan pembangunan desa. Yakni dengan melahirkan sentra-sentra ekonomi perdesaan.
Foto: dok. Istimewa

Menurutnya, sejumlah strategi disiapkan organisasi pengusaha muda tersebut untuk ikut memajukan desa. Di antaranya mengoptimalkan efektivitas Dana Desa. Hipmi bisa mendampingi perangkat desa dalam menyusun program ekonomi yang bisa berdampak besar bagi desa, terutama melahirkan sentra ekonomi baru di desa.

"Kami terbiasa mengoptimalkan sumber daya terbatas untuk hasil optimal. Low cost, high profit. Kalau konteks Dana Desa tentu low cost, high impact. Hipmi bisa memetakan potensi desa yang bisa diakselerasi dengan Dana Desa. Atau bermitra dengan anggota Hipmi agar banyak lahir sentra ekonomi baru yang menyejahterakan warga," papar Andi, yang juga mantan Ketua Hipmi Jatim.

Andi berharap kiprah Hipmi ikut mengurangi disparitas ekonomi desa-kota. Selama ini, jumlah penduduk miskin desa jauh lebih besar dibanding perkotaan. Jumlah penduduk miskin di desa 12,85 persen atau 15,15 juta jiwa. Adapun penduduk miskin kota 6,69 persen atau 9,9 juta jiwa.

"Kami juga berharap bisa mengurangi disparitas kualitas SDM antara desa dan kota," kata Andi.


Ketua Departemen Kewirausahaan Desa BPP Hipmi M Sirod menjelaskan Hipmi siap berkolaborasi dengan BUMDes untuk mengakselerasi ekonomi dengan sentuhan teknologi dalam bisnis warga desa. Misalnya, hilirisasi pertanian untuk menciptakan nilai tambah hasil panen rakyat di desa.

"Hilirisasi dengan bantuan teknologi memastikan warga desa memperoleh keuntungan maksimal," sambungnya.

Hipmi pun siap memberdayakan anak muda desa menjadi pengusaha. "Kami bisa bikin inkubasi bisnis bagi anak-anak muda desa sehingga akan lahir entrepreneur baru berdaya saing dari pelosok Nusantara. Intinya, kami siap menjalankan program Hipmi Memajukan Desa," pungkasnya.


(sun/bdh)