Lahirkan Sentra Ekonomi Baru, Hipmi Siap Majukan Pembangunan Desa

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 04 Feb 2020 12:01 WIB
Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menyatakan siap untuk terlibat mendukung pemerintah memajukan pembangunan desa. Yakni dengan melahirkan sentra-sentra ekonomi perdesaan.
Foto: dok. Istimewa
Surabaya -

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menyatakan siap mendukung pemerintah memajukan pembangunan desa. Caranya dengan melahirkan sentra-sentra ekonomi perdesaan.

"Bagi Hipmi, desa adalah pilar penting ekonomi Indonesia. Jika 74 ribu desa di Indonesia maju dan sejahtera, Indonesia akan menjadi bangsa besar. Hipmi siap membantu pemerintah memajukan desa," ujar Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Hipmi Mardani H Maming kepada media, Selasa (4/2/2020).

Maming mengatakan, dengan jaringan di seantero Nusantara, Hipmi mempunyai infrastruktur lengkap untuk ikut memajukan desa.

"Saya sendiri asalnya juga orang desa, jadi memahami betul perjuangan warga desa. Bahkan di kepengurusan Hipmi 2019-2022, Hipmi secara khusus mempunyai wakil ketua umum bidang pembangunan desa. Ini wujud keseriusan Hipmi ikut membangun desa. Sesuai visi Presiden Jokowi," imbuhnya.


Wakil Ketua Bidang Tata Ruang, PU, dan Pembangunan Desa BPP Hipmi M Ali Affandi menambahkan, pihaknya senang karena pemerintah memberi perhatian lebih pada pembangunan desa. Alokasi Dana Desa dari APBN sepanjang 2015-2019 sudah mencapai Rp 257 triliun. Kemudian pada 2019-2024, Dana Desa ditargetkan menembus Rp 400 triliun. Khusus 2020, dana desa mencapai Rp 72 triliun.

"Di tengah tantangan perlambatan ekonomi, kucuran Dana Desa akan menjadi stimulus bagi pergerakan ekonomi rakyat," ujar Andi, sapaan akrab Ali Affandi.

Andi mengatakan jangan sampai Dana Desa kemudian tidak berujung pada program-program efektif untuk menggerakkan ekonomi lokal. "Misalnya, masih ada segelintir oknum yang menyalahgunakan Dana Desa. Tentu itu hanya segelintir dari total 74 ribu desa," tambahnya.

Simak Video "Jokowi Cerita Soal Pesannya ke Sandiaga 'Hati-hati 2024'"

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2