Warga Demo DPRD dan Pemkot Mojokerto soal 8 Proyek Drainase Tak Tuntas

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 31 Jan 2020 13:42 WIB
Puluhan warga demo di depan kantor DPRD dan Pemkot Mojokerto. Massa protes soal 8 proyek drainase dan saluran air yang tidak tuntas.
Puluhan warga Mojokerto saat berdemo/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Puluhan warga demo di depan kantor DPRD dan Pemkot Mojokerto. Massa protes soal 8 proyek drainase dan saluran air yang tidak tuntas.

Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Mojokerto berorasi dengan penjagaan ketat polisi dan Satpol PP. Mereka juga membentangkan poster berisi berbagai tuntutan.

Seperti 'Usut Tuntas Proyek Amburadul', 'Wali Kota Harus Bertanggungjawab', 'Dukung Hak Interpelasi DPRD Kota Mojokerto', serta 'Lingkungan Mentikan Ditunggu Aksinya Perbaiki Gotku'. Massa juga meminum obat antimasuk angin sebagai sindiran terhadap pemerintah.

"Kami dari Forum Komunikasi Masyarakat Mojokerto hari ini mendatangi DPRD untuk mendesak dewan segera melakukan interpelasi soal proyek mangkrak. Juga kenapa mangkraknya itu harus diusut sampai tuntas," kata penanggungjawab aksi Muhammad Mustofa kepada wartawan di lokasi, Jumat (31/1/2020).


Mustofa menjelaskan, ada 8 proyek saluran air dan drainase yang tidak tuntas di Kota Mojokerto pada 2019. Mangkraknya pembangunan tersebut berdampak kepada masyarakat yang tinggal di sekitar proyek.

"Dampaknya ke masyarakat bisa jadi banjir sampai masuk ke rumah. Ada jalan yang berlubang, ada yang kecelakaan," ujarnya.

Di lain sisi, lanjut Mustofa, pihaknya mencium indikasi permainan dalam proses lelang 8 proyek saluran air dan drainase yang tak tuntas. Salah satunya, semua lelang proyek yang tak tuntas dimenangkan perusahaan dari Sidoarjo.

Simak Video "Banjir Genangi Cilegon, Wali Kota Singgung Drainase Tol"

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3