Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,86% pada 2019, Tertinggi di Timur Jawa

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 26 Jan 2020 13:16 WIB
Bupati Anas/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Bank Indonesia (BI) menyebutkan, perekonomian Banyuwangi pada 2019 tumbuh 5,86 persen. Angka itu tercatat paling tinggi dibandingkan daerah lain di Eks Keresidenan Besuki dan Lumajang (Sekar Kijang).

Wilayah itu meliputi Situbondo, Jember, Bondowoso, Banyuwangi dan Lumajang. Daerah-daerah tersebut berada di wilayah timur Pulau Jawa.

"Alhamdulillah, di tengah perlambatan ekonomi, Banyuwangi terus mencatatkan kinerja positif. Tantangan ke depan adalah menjaga tren pertumbuhan ini. Apalagi kita dihadapkan pada ancaman perlambatan ekonomi dunia yang pasti berdampak ke ekonomi nasional," ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada wartawan, Minggu (26/1/2020).


Anas menambahkan, tantangan lain yang harus dijawab adalah mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. "Oleh karena itu, konsep pariwisata berbasis warga terus didorong. Antara lain melalui pasar-pasar wisata kuliner berbasis rakyat. Demikian pula sektor pertanian. Kami juga berharap sejumlah sentra ekonomi baru yang tumbuh karena investasi industri kereta api PT INKA, Marina Pantai Boom, Jatim Park, hingga kehadiran hotel-hotel berbintang baru ikut mempercepat ekonomi Banyuwangi," imbuh Anas.

Sebelumnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jember menggelar Forum Koordinasi Pimpinan Perbankan di Banyuwangi belum lama ini. Kepala Kantor Perwakilan BI Jember Hestu Wibowo mengatakan, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi 2019 memang diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Yaitu sebesar 5,86 persen dibanding 5,84 persen pada 2018.

Selanjutnya
Halaman
1 2