Bukti Fisik Ari Sigit Jadi Konsultan MeMiles Terus Dicari

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 16:07 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya -

Polisi menyebut cucu Mantan Presiden Soeharto Ari Haryo Wibowo Harjojudanto alias Ari Sigit terlibat sebagai konsultan di investasi bodong MeMiles. Kini, polisi tengah mencari bukti fisik keterlibatan Ari Sigit.

"Ini belum (ketemu bukti fisiknya) harus dilihat dari alat bukti kemarin kita menerangkan dalam berita acara, tentu harus dibuktikan secara otentik dan dalam perusahaan kan punya anggaran rumah tangganya, dalam kenotarisan kan ya diatur, lah itu yang coba kita cari alat bukti kalau memang ada ya berarti kan bagian dari struktur," papar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (24/1/2020).

Saat disinggung sudah sejauh mana pencarian buktinya, Truno menambahkan masih proses pencarian. Namun hingga kini, belum ditemukan bukti fisik keterlibatan Ari Sigit.

"Sejauh ini belum ada," imbuh Truno.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan mengatakan pihaknya menemui bukti aliran dana yang jumlahnya cukup fantastis, yakni lebih dari Rp 3 Miliar.

"Ada Rp 3 M lebih," ujar Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Luki mengatakan dirinya tengah mencari indikasi keterlibatan Ari Sigit dalam investasi bodong ini. Karena dalam berita acara pemeriksaan, para tersangka menyebut Ari sebagai konsultan di investasi tersebut.

"Inilah yang kami cari untuk bukti pendukung, di dalam berita acara selalu menyebutkan di mana AHS itu menerima aliran dana dan ada hubungan sebagai konsultan," imbuh Luki.

Namun, Luki menyebut pihaknya belum menemukan bukti secara fisik jika Ari Sigit menjadi salah satu bagian dari PT Kam and Kam. Bukti sementara hanya berdasarkan keterangan tersangka saja.

"Namun saat ini kami cari bukti-bukti, atau secarik kertas di mana dalam struktur pendirian PT Kam and Kam ini ada ndak yang menunjuk (Ari) di dalam administrasinya. Kalau secara lisan ada," pungkas Luki.

Simak Video "Pengakuan Tata Janeta Usai Diperiksa Soal Investasi Bodong MeMiles"

[Gambas:Video 20detik]

(hil/iwd)