Pengacara Minta Pelajar yang Bunuh Begal Demi Bela Pacar Divonis Bebas

Muhammad Aminudin - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 20:55 WIB
ZL (bermasker) saat akan menjalani persidangan di PN Kepanjen/Foto: Muhammad Aminudin
Malang -

Tim kuasa hukum meminta hakim PN Kepanjen Kabupaten Malang membebaskan ZL (17) dari segala tuntutan. Menurut mereka, pelajar itu membunuh begal untuk membela diri.

Kuasa hukum berharap hakim tunggal memutus perkara ini secara adil demi masa depan ZL. Sidang digelar tertutup dengan agenda mendengarkan pledoi (pembelaan).


"Kami meminta kepada Ibu Hakim agar anak ZL dilepaskan dari segala tuntutan hukum. Karena perbuatan yang dilakukan termasuk kategori noodweer atau alasan pemaaf. Sebagaimana diatur dalam Pasal 49 Ayat 1," terang salah seorang kuasa hukum ZL, Bhakti Riza Hidayat kepada wartawan, Rabu (22/1/2020).

"Ada adigum pidana. Lebih baik membebaskan 1.000 orang bersalah, daripada menghukum 1 orang yang tidak bersalah," imbuhnya.

Bhakti mengaku keberatan atas Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia. Seperti tertuang dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum dengan nomor register perkara PDM-01/KPJEN/Epp.A.2/2020, tertanggal 21 Januari 2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2