Polisi Sebut Iuran dalam Surat Edaran RW yang Viral sebagai Pungli

Amir Baihaqi - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 16:43 WIB
Surat edaran RW yang viral (Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Surat edaran RW 03 Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri, sempat heboh dan viral di grup WhatsApp. Polisi menyebut iuran nonpribumi dalam surat edaran itu sebagai pungli.

"Iya, betul, sudah kami panggil dan kami beri pemahaman kepada mereka bahwa tidak boleh membuat aturan seperti itu. Dan mereka sudah membuat testimoni aturan itu akan dicabut dan direvisi," kata Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya AKBP Wimboko kepada detikcom, Rabu (22/1/2020).


Tak hanya mengimbau mengubah redaksional, terang Wimboko, polisi juga meminta pengurus RW tidak mematok tarif iuran kepada warga. Sebab, hal itu sudah masuk kategori pungutan liar (pungli).

"Bukan cuma redaksional pribumi dan nonpribumi, tapi besaran iuran juga tidak boleh ada. Tapi kan sukarela itu tergantung dari mereka (warga)," terang Wimboko.

"Kalau orang mau pindah ke sana memberikan uang kas kepada RT/RW, kan tidak masalah. Tapi nggak boleh dipatok. Itu pungli namanya. Karena dasarnya tidak ada," lanjutnya.

Simak Juga Video "Sidak di Terminal Bekasi Kota, Ombudsman Temukan Pungli"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2