Begini Cara Polisi Madiun Manjakan Pencari SIM

Sugeng Harianto - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 08:15 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Kabar gembira bagi warga Kabupaten Madiun. Bagi telah mengurus surat izin mengemudi (SIM) tak perlu menunggu. Tinggal duduk manis di rumah, SIM pun dikirim oleh polisi. Loh kok bisa?

Polres Madiun memiliki program baru, pesilat. Pesilat bukan atraksi ketangkasan bela diri, melainkan Pelayanan Sim Langsung Antar Cepat. Pesilat merupakan gebrakan baru Polres Madiun yang sudah dimulai sejak Desember 2019.

"Jadi pesilat ini merupakan layanan unggulan untuk mengedepankan konsep delivery service yang mampu menjangkau hingga seluruh pelosok Kabupaten Madiun yang mencari SIM," terang Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, kepada wartawan di kantornya, Jumat (17/1/2020).

Pelayanan SIM Langsung Antar Cepat, kata dia, sebagai wujud upaya Polres Madiun dalam meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya bidang layanan publik. Pemohon SIM, yang telah lulus ujian di satpas Polres Madiun dan langsung jadi cukup menunggu di rumah.

"Jadi mungkin SIM nya belum jadi dikarenakan upgrade aplikasi format baru smart SIM, maka tidak perlu ke satpas Polres Madiun. Cukup menunggu di rumah dan petugas akan mengantarkan kartu SIM pemohon ke alamat gratis," katanya.


Dia mengungkapkan, dalam era global perkembangan teknologi menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan. Pengembangan teknologi telah memberikan kontribusi secara signifikan terhadap industrialisasi yang memicu pertumbuhan ekonomi di suatu negara.

"Kemajuan perkonomian yang disertai dengan perkembangan teknologi informasi, mendorong sistem pembayaran untuk terus berinovasi. Inovasi sering terjadi seiring dengan perkembangan perbankan dan bank sentral ini membentuk sebuah gaya hidup yang disebut dengan istilah cashless society," paparnya.

Selain program pesilat, yang tak kalah penting di polres Madiun kabupaten, yakni Pecel.

"Tujuan program Pecel atau Pembayaran Cara Elektronik, di samping memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk pembayaran PNBP, perpanjangan SIM dan PNBP SKCK secara praktis," tandasnya.

Sementara itu Kasat Lantas Polres Madiun AKP Jimmy Heryanto, menjelaskan adanya program Pecel, sekaligus upaya mencegah praktik pungli.


"Dengan meminimalkan kontak langsung petugas dengan masyarakat akan mencegah pungli. Karena pembayaran dilakukan non tunai bekerja sama dengan pihak terkait seperti provider, bank dsn aplikasi online pembayaran," ungkapnya.

Selain pelayanan Pesilat serta Pecel, menurut Jimmy, warga yang berkunjung ke Polres Madiun telah disediakan kendaraan antar jemput khusus, dari gerbang Mako Polres Madiun ke loket pelayanan yang ada di belakang.

"Ini kendaraan operasional golf, yakni Mobil Golf Car tersebut akan digunakan untuk melayani masyarakat yang berkunjung ke Polres Madiun dan untuk memberikan Pelayanan Prima kepada Masyarakat," tandasnya.

Berbagai program ini disambut positif oleh masyarakat. Sebab masyarakat sangat terbantu oleh inovasi yang dilakukan oleh aparat kepolisian Madiun.

"Alhamdulillah sudah jadi SIM saya di abtar pak polisi tadi," ujar Nia (26) warga Kejayan Caruban. (fat/fat)