Polisi Ngaku Bukan Pihaknya yang Tutup Aplikasi MeMiles, Trus Siapa?

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 15 Jan 2020 18:02 WIB
Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Sejumlah member MeMiles memprotes penutupan aplikasi MeMiles. Menurut mereka, aplikasi karya anak bangsa ini memiliki banyak kelebihan dan memberi keuntungan bagi para member.

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan menegaskan pihak kepolisian tidak menutup aplikasi MeMiles. Server tersebut, lanjut Gidion, sudah tidak dibayar oleh PT Kam and Kam sehingga otomatis ditutup.

Gidion menjelaskan pihak kepolisian tak memiliki hak menutup aplikasi MeMiles. Jila tidak bisa diakses, itu karena aplikasi ini sudah tidak dibayar.


"Tapi mohon maaf, Polda Jatim tidak pernah menutup aplikasi MeMiles, Karena aplikasi ini servernya tidak dibayar oleh pemiliknya," kata Gidion di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (15/11/2020).

Karena bukan polisi yang menutup, kata Gidion, maka jika member meminta aplikasi ini dibuka kembali, tentu polisi tidak bisa dan tak mempunyai kuasa.

"Polda tidak punya kapasitas untuk menutup aplikasi maupun menghentikan aplikasi itu. Memang server itu kan urusannya sama server kalau nggak dibayar ya berhenti," tegas Gidion.
Selanjutnya
Halaman
1 2