Geruduk Polda Jatim, Member MeMiles Protes Tak Terima Aplikasinya Ditutup

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 14 Jan 2020 14:50 WIB
Member MeMiles menggeruduk Polda Jatim protes penutupan MeMiles (Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Puluhan member investasi bodong MeMiles menggeruduk Polda Jatim. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes penutupan aplikasi MeMiles oleh polisi.

Salah satu member MeMiles, Ikhsan Aziz (38), asal Bekasi mengatakan pihaknya merasa dirugikan saat aplikasi MeMiles ditutup. Menurut para member, tidak ada yang salah dengan platform investasi MeMiles.

"Dirugikan sekali kalau ditutup. Jadi aktivitas member yang tadinya rutin sekarang jadi begini," kata Ikhsan di Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (14/1/2020).

Selain itu, Ikhsan menilai aplikasi ini cukup cemerlang. Terlebih aplikasi MeMiles asli buatan anak Indonesia.


"Memang aplikasi MeMiles ada yang perlu diperbaiki, aplikasi ini adalah prestasi anak bangsa, dan sangat jarang sekali dalam setahun kita menemukan aplikasi yang cemerlang seperti ini," ungkap Ikhsan.

Tak hanya itu, Ikhsan menyebut para member lainnya meminta pemerintah mempelajari terlebih dahulu aplikasi MeMiles sebelum menghakimi hingga menutup aplikasi tersebut.

"Jarang-jarang kita menemukan ada seseorang atau internet miliuner di Indonesia. Tapi kalau di Amerika, mungkin dalam seminggu sekali tetangga bapak yang tadinya kere bisa tiba-tiba banjir melintir dan itu tidak ada masalah," paparnya.

Selain menuntut aplikasi MeMiles dibuka, puluhan orang ini pingin menjenguk tersangka dugaan investasi bodong Kamal Tarachan atau Sanjay. Bagi member, Sanjay adalah guru.
Selanjutnya
Halaman
1 2