Khofifah Ingin Percepat Realisasi Perpres 80, Apa Itu?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 09 Jan 2020 16:34 WIB
Foto: Istimewa
Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan kepala daerah hingga camat dan ASN di jajarannya. Tujuannya untuk mempercepat realisasi Perpres 80 tahun 2019.

"Perpres 80 tahun 2019 menghantarkan Jatim menjadi provinsi terdepan dari seluruh provinsi. Ada visi dalam RPJMD bagaimana kita mewujudkan masyarakat sejahtera," kata Khofifah di Grand City Surabaya, Kamis (9/1/2020).

Tak hanya itu, dari Perpres ini Khofifah ingin tidak lagi terjadi disparitas di Jatim. Dia ingin seluruh daerah bisa mendapatkan manfaat yang rata dari percepatan pembangunan.

"Ada keadilan karena ada disparitas, ada gini ratio, ada ketimpangan antara utara dan selatan Jawa Timur, antara kota dan desa di Jawa Timur. Maka pemerataan pembangunan dengan pendekatan pembangunan kewilayahan menjadi bagian yang sangat penting," imbuhnya.


Selain itu, Khofifah juga meminta dukungan bupati dan wali kota untuk mendukung penuh pembangunan ini. Khofifah percaya meski hanya ada tiga sektor yang diprioritaskan Jokowi, namun daerah lain pasti juga menerima manfaatnya.

"Bagi seluruh bupati dan walikota dengan segala hormat, bapak Presiden memberikan arahan tiga prioritas. Tapi ini ada lima wilayah pendekatan pembangunan prioritasnya," lanjut Khofifah.

Tiga sektor yang diprioritaskan yakni pembangunan akses di gerbangkertasusila, kemudian wisata BTS atau Bromo Tengger Semeru hingga Selingkar ijen dan lintas selatan. Namun Khofifah menyebut wilayah Madura hingga Ijen juga menjadi prioritasnya.


"Artinya, seluruh kabupaten kota di Jawa Timur akan tersapa. Harapannya adalah pemerataan pembangunan akan merata meskipun prioritas pembangunan ada di 3 wilayah," harap Khofifah.

Di kesempatan yang sama, Khofifah juga mengundang Ketua KPK Firli Bahuri. Khofifah ingin seluruh ASN hingga kepala daerah di wilayahnya bisa melakukan tugasnya dengan baik dan akuntabel. Selain itu, dia ingin wilayahnya bersih dari korupsi. (iwd/iwd)