Cuaca Buruk, Ratusan Penumpang Telantar di Pelabuhan Kalianget

Ahmad Rahman - detikNews
Selasa, 07 Jan 2020 18:40 WIB
Cuaca buruk, penumpang kapal gagal berangkat (Foto: Ahmad Rahman/detikcom)
Sumenep - Sejak 3 hari lalu, aktivitas Pelayaran ke Pulau Kangean dan Sapeken Kabupaten Sumenep, Madura, lumpuh total karena cuaca buruk. Akibatnya, ratusan calon penumpang tertahan di Pelabuhan Kalianget.

Saat ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget mengimbau semua pelayaran khususnya kapal penumpang tujuan Pulau Kangean, Sapeken dan Masalembu agar menunda jawal pelayaran hingga kondisi cuaca membaik.

"Pelayaran yang kami tunda yaitu Kalianget - Kangean deviasi Sapeken dan Kalianget-Masalembu," kata Edy Sucipto, petugas lalu lintas dan angkutan laut dan usaha kepelabuhanan pada KSOP Kalianget, Selasa (7/1/2020).

Beberapa kapal penumpang yang mengalami penundaan jadwal karena cuaca buruk yakni, Kapal Cepat Expres Bahari yang melayani lintasan Pelabuhan Kalianget-Kangean, KMP Dharma Bahari Sumekar I dan III yang melayani lintasan Kalianget-Kangean dan Sapeken.

"Perahu semua yang melintasi Kepulauan, Sapudi, Ra'as, Kangean dan Sapudi kami tunda keberangkatannya," tambah Edy.

Penundaan jadwal keberangkatan kapal-kapal, membuat ratusan warga terpaksa menempati terminal penumpang Pelindo III. Sementara yang lain tersebar di beberapa tempat penginapan di sekitar Pelabuhan Kalianget.


Sementara untuk memastikan kondisi warga yang tertahan di pelabuhan, Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, melakukan sidak ke Pelabuhan Kalianget. Saat sidak, Wabup Ahmad Fauzi menemukan seorang lansia bernama Amba (80) warga Kecamatan Kangayan Pulau Kangean dalam kondisi sakit. Ia terbaring di lantai terminal penumpang dengan alas seadanya ditemani keluarganya.

"Mereka warga kita juga sehingga harus benar-benar diberikan perhatian makannya kita tanggung selama menunggu kapal di sini," kata Wabup Ahmad Fauzi.

Fauzi juga langsung menghubungi Dinkes Sumenep agar segera mengirim tim medis untuk standbay di pelabuhan mengawasi warga yang sedang sakit agar mereka tidak terlantar.

"Petugas kesehatan sudah OTW ke sini," terang wabup.

Sementara perkiraan cuaca dari BMKG, cuaca buruk angin kencang dan gelombang tinggi diprediksi berlangsung hingga 9 Januari 2020 mendatang. Namun Syahbandar Kalianget akan terus memantau perkembangan cuaca dan jika sudah membaik kapal tujuan Pulau Kangean akan segera diberangkatkan.

Simak Video "25 Ribu Kg Garam Sudah Disebar untuk Modifikasi Cuaca"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)