Round-Up

Amarah Asmara Berujung Bule Belanda Bunuh Kekasihnya

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 24 Des 2019 08:13 WIB
Jenazah Nur Hofiani dievakuasi (Foto: Ardian Fanani)

Amarah Asmara Berujung Bule Belanda Bunuh KekasihnyaFoto: Ardian Fanani

Hanya saja, dalam beberapa hari terakhir hubungan keduanya tidak begitu akur. Hal tersebut dikarenakan Nur ingin mengakhiri hubungan dengan HT.

"Akhir-akhir ini, korban sudah tidak mau lagi didekati terduga pelaku," imbuhnya.

Namun HT yang mempunyai nama Indonesia Abdullah ini terus mendatangi korban hingga beberapa kali, hingga akhirnya korban ditemukan tak bernyawa di rumah HT.

"Sempat terjadi cekcok dan pertengkaran. Itu informasi yang kami dapatkan," imbuh Arman.

HT sendiri sudah menetap di Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro lebih dari 5 tahun. Selama tinggal di Banyuwangi, HT tidak pernah bersosialisasi dan suka membuat onar. Nyaris tidak ada warga yang menyukai tabiat HT. Warga bahkan menginginkan HT keluar dari wilayah itu.


"Sering berulah. Orangnya tidak bisa diatur. Orangnya suka marah. Warga di sini tidak suka dengan tabiatnya," ujar Surahmat, Ketua RT.

Selama tinggal di Gombengsari, mayoritas warga tidak menyukai tabiat HT. Warga justru merasa resah dengan keberadaan Bule asal Belanda ini.

"Pokoknya dia punya aturan sendiri. Selama ini sudah sering berulah. Berulahnya memasukkan orang malam-malam. Saya sudah pernah laporan ke Kelurahan terkait hal ini," jelasnya.

Safari, (54) warga yang lain juga mengamini hal tersebut. Menurut dia, HT tak pernah berinteraksi dengan warga. Padahal HT sudah cukup fasih berbahasa Indonesia. Dia membenarkan sering melihat perempuan datang ke rumah HT pada larut malam.

"Perempuan yang datang biasanya menggunakan sepeda motor langsung masuk ke dalam. Pada wajahnya biasanya menggunakan masker jadi tidak kelihatan," kata Safari.
(iwd/fat)