3.000 Personel Gabungan Siap Jaga Kondusifitas Surabaya Selama Nataru

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 23 Des 2019 16:16 WIB
Kepala BPB dan Linmas Surabaya Eddy Christijanto (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Sebanyak 3.000 personel gabungan disiapkan menjaga kondusifitas Kota Pahlawan selama libur Perayaan Natal dan Tahun Baru. Ribuan prosonel gabungan itu terdiri dari BPB Linmas, Damkar Kota Surabaya, Dishub, Satpol PP bersama TNI dan POLRI.

Mereka terdiri dari, anggota Satpol PP 600 personel, BPB dan Linmas 720 personel, Dishub 450 personel, PMK 600 personel, jajaran di Kecamatan 256 personel, Dinkes 205 personel, Dinas Komunikasi dan Informatika 50 personel, serta jajaran dari Satgas dari DPUBMP dan DKRTH.

Kepala BPB dan Linmas Surabaya Eddy Christijanto mengatakan sejak 19 Desember, jajaran OPD dan jajaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah melaksanakan apel gabungan kesiapsiagaan bersama jajaran kepolisian dan TNI.

"Sasaran kami yang pertama, anggota kami ikut dalam pengamanan di pos-pos yang dibangun oleh kepolisian, baik Satpol PP maupun Kasatgas dan juga mobil-mobil PMK dan personel dari Dishub," kata Eddy saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (23/12/2019).


Eddy juga memastikan bahwa sejak Hari Minggu (22/12), pihaknya sudah melakukan pemantauan kegiatan Misa Natal ke gereja-gereja di Kota Surabaya. Pemantauan akan dilakukan hingga 25 Desember 2019.

"Anggota juga melakukan patroli bersama Satpol PP berkeliling ke gereja-gereja yang berada di jalan-jalan protokol dan jalan raya untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan," ujar Eddy.

Di samping menggelar patroli bersama dan pemantauan ke gereja-gereja, Pemkot Surabaya juga menyiagakan jajaran di 8 Posko Terpadu dan 35 Pos Pantau selama 24 jam. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sendiri sebelumnya telah memberikan arahan melalui surat edaran kepada masing-masing Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lurah untuk menyiapkan jadwal (piket) pengamanan di kantornya masing-masing.


"Termasuk di Balai Kota Surabaya kami siagakan mulai tanggal 22 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 untuk membantu atau meng-handle terkait permasalahan-permasalahan global secara menyeluruh," kata Eddy.

Sementara itu, terkait warga yang tidak merayakan Natal, namun sedang berlibur, Pemkot Surabaya telah mengantisipasi hal itu. Pihaknya juga memastikan, telah menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan di objek-objek vital, seperti taman hingga tempat wisata di Surabaya.

"Terutama untuk pengamanan dan pengaturan parkirnya, jangan sampai mengganggu lalu lintas yang lain," pungkas Eddy.

Simak Video "Jelang Natal, Menhub Tinjau Terminal Kampung Rambutan"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)