Memprihatinkan, Nenek Sebatang Kara Ini Berpenghasilan Rp 1.000/Hari

Rahman - detikNews
Senin, 23 Des 2019 09:02 WIB
Nenek Dayyarah dan Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi/Foto: Rahman
Sumenep - Seorang nenek berusia 82 tahun hidup sebatang kara di Sumenep. Ia menyambung hidup dengan membuat sapu lidi yang dijual Rp 1 ribu per ikat.

Meski pemerintah sudah mengucurkan banyak bantuan untuk kesejahteraan warga, namun ada warga tak mampu yang belum tersentuh. Salah satunya Dayyarah (82), warga Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep.


Dayyarah hidup sebatang kara di sebuah gubuk bambu berukuran kurang lebih 5 X 2 meter di Dusun Dikkodik, Desa Gapura Timur. Dalam kondisi yang sudah lanjut usia, ia mengaku hanya bisa membuat sapu lidi untuk menyambung hidup.

"Setiap hari saya bikin sapu lidi sehari dapat satu. Kalau dua saya gak mampu," kata Dayyarah (82), Senin (23/12/2019).

Sapu lidi tersebut biasanya dijual kepada pedagang langganannya. Harganya cuma Rp 1 ribu untuk sapu lini ukuran genggaman tangan orang dewasa. Pedagang langganannya biasanya datang mengambilnya setiap seminggu atau dua minggu sekali.
Selanjutnya
Halaman
1 2