Limbah B3 yang Dibuang di Mojokerto Berasal dari Pabrik Kertas Gresik

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 15:50 WIB
Limbah B3 yang dibuang di Mojokerto (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Polisi telah mengidentifikasi sumber limbah padat dari pabrik kertas (sludge kertas) yang dibuang di lahan bekas galian C di Kabupaten Mojokerto. Manajemen perusahaan penghasil limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) maupun perusahaan transporternya akan diperiksa terkait kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Putu Prima mengatakan pihaknya telah memeriksa 3 sopir dump truck yang kepergok warga membuang limbah B3 di lahan bekas galian C Dusun Kecapangan, Desa/Kecamatan Ngoro. Dari keterangan ketiga sopir ini terkuak identitas perusahaan yang menghasilkan limbah sludge kertas tersebut.

"Keterangan sopir mengambil dari PT Adiprima Suraprinta di Wringin Anom Gresik," kata Dewa saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (19/12/2019).

PT Adiprima Suraprinta merupakan pabrik kertas yang berlokasi di Desa Sumengko, Kecamatan Wringin Anom, Kabupaten Gresik. Selain pabrik penghasil limbah, Dewa juga telah mengantongi identitas perusahaan transporter limbah tersebut. Ketiga dump truck yang diamankan warga merupakan milik perusahaan ini.


"Transporternya PT Tenang Jaya Sejahtera," ungkapnya.

Informasi yang dihimpun detikcom, PT Tenang Jaya Sejahtera berpusat di Karawang, Jawa Barat. Perusahaan ini melayani pengangkutan, pengolahan, pemusnahan dan pemanfaatan limbah B3.

PT Tenang Jaya Sejahtera mempunyai anak usaha PT Putra Restu Ibu Abadi di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Perusahaan ini juga bergerak di bidang pengolahan dan pemanfaatan limbah B3.

Dewa menjelaskan, sementara ini pihaknya akan memeriksa manajemen PT Adiprima Suraprinta selaku penghasil limbah sludge kertas. Surat panggilan telah dia layangkan Rabu (18/12).


"Pemeriksaannya hari Jumat 20 Desember 2019," terangnya.

Kasus dumping limbah B3 secara ilegal ini terungkap setelah warga mengamankan 3 dump truck beserta sopirnya pada Minggu (15/12). Saat itu, ketiga sopir kepergok warga membuang limbah sludge kertas di lahan bekas galian C Dusun Kecapangan, Desa Ngoro. Lahan bekas galian itu diketahui milik ZA (46), warga Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Dump truck yang diamankan warga saat ini sudah disita Polres Mojokerto. Yaitu jenis Mitsubishi Fuso nopol T 9602 DB, T 9772 DCT, serta T 9750 DA. Sementara ketiga sopirnya berinisial MN (47), warga Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Jombang, MB (35), warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, serta AR (38), asal Desa Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Mojokerto.

Simak Video "Respons Pengelola PLTU Bengkulu soal Tudingan Cemari Teluk Sepang"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)