Didi Kempot Kaget Perkembangan Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 11:43 WIB
Didi Kempot di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Didi Kempot, akhirnya kembali mengunjungi Banyuwangi. Setelah 22 tahun, penyanyi yang dijuluki Godfather of The Broken Heart itu terkejut dengan pembangunan Banyuwangi.

Penyanyi yang juga penulis lagu itu mengatakan, banyak mendengar tentang perkembangan Banyuwangi.

"Ini kunjungan kedua saya ke Banyuwangi. Terakhir saya datang ke sini sekitar tahun 1997. Sangat pesat perkembangannya," kata Didi kepada wartawan, Kamis (19/12/2019).

Didi ke Banyuwangi untuk tampil di malam puncak Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248, di Tambangan Blambangan, Rabu (18/12) malam. Lagu-lagu patah hati pun dibawakan dengan apik, yang disambut dengan jogetan penonton mulai awal hingga akhir acara. Tak lupa koor cendol dawet terus digabungkan dalam penampilan Godfather of The Broken Heart itu.

"Saya banyak mendengar tentang kemajuan Banyuwangi. Terutama tentang upaya mengentaskan kemiskinan. Kali ini saya bisa melihatnya secara langsung. Sungguh berbeda dari pertama kali saya datang ke sini," kata penyanyi berusia 52 tahun tersebut.

Tiba di Banyuwangi, Didi mengungkapkan kekagumannya dengan Bandara Banyuwangi yang hijau, asri, dan unik.


"Bandaranya bagus dan luas. Kotanya juga tertata. Ini sungguh luar biasa," kata penyanyi yang akrab disapa Lord Didi tersebut.

Didi juga berterima kasih telah diundang untuk tampil di Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba). Ini menunjukkan Banyuwangi peduli dengan musik tradisional.

Apalagi saat ini, menurut Didi, Presiden Joko Widodo meminta agar musik menjadi salah satu media penanaman Pancasila.

Jokowi meminta kementerian serta kementerian/lembaga maupun Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk bekerja sama dengan para konten kreator, youtubers, selebgram, vlogger, dan selebtwitt dalam membumikan Pancasila. Ia meyakini cara tersebut akan cepat diterima anak-anak muda.

Bahkan secara spesifik, Jokowi menyebut tak masalah jika harus mendompleng pada Didi Kempot, dalam membumikan Pancasila.

"Saya berterima kasih pada presiden. Ternyata seorang kepala negara memiliki kepedulian dengan musik tradisional," kata Didi.


Menurut Didi, saat ini banyak anak-anak muda yang menggandrungi musik tradisional. Bahkan para penggemar Didi Kempot, menciptakan sendiri istilah Sobat Ambyar, Sad Boys, dan Sad Girl untuk pencinta Didi Kempot.

Menurut pencipta lagu Pamer Bojo, Banyuwangi telah dikenal gudangnya seniman. Banyak penyanyi dan pencipta lagu yang berasal dari Banyuwangi.

"Saya punya banyak teman seniman dari Banyuwangi. Banyak lagu-lagu Banyuwangi yang ngehits. Saya harus kulo nuwun pada mereka," tambahnya.

Bahkan Didi berencana untuk menciptakan lagu yang menggambarkan tentang Banyuwangi, dengan berkolaborasi dengan seniman dari Kkota Blambangan.



Tonton juga video Kemeriahan Parade Seni Budaya di Festival Kuwung Banyuwangi:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)