Supercar-nya Disita, Pemilik Akan Praperadilankan Polda Jatim

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 19:44 WIB
Supercar yang disita Polda Jatim/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Pemilik supercar yang disita Polda Jatim akan menempuh jalur praperadilan. Seperti yang disampaikan kuasa hukum salah satu pemilik supercar, Aga Khan.

Menurut Aga, langkah ini dilakukan karena penyitaan yang dilakukan aparat menabrak aturan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Aga mengaku mendampingi klien pemilik satu unit McLaren dan Porsche yang disita Polda Jatim.

"Saya juga pengacaranya Brotherhood Club Indonesia yang diketuai Ahmad Sahroni," kata Aga melalui sambungan telepon di Surabaya, Rabu (18/12/2019).


Penyitaan yang dilakukan polisi melanggar KUHAP, Lanjutnya, karena tanpa klarifikasi melalui proses penyelidikan terlebih dahulu. Saat itu, mobil kliennya juga langsung diambil saat terparkir di rumah.

"Langsung datang jam-jam malam, jam sepuluh, datang ke klien saya. Sekarang polisi bilang bahasanya mobil diamankan di Polda, padahal penyitaan suratnya," ujarnya.

Aga menyebut, pengamanan ini semestinya dilakukan setelah adanya dugaan pelanggaran. Seperti tabrak lari dan yang serupa. Kalau pun dianggap bodong, semestinya diawali dengan proses penyelidikan kemudian penyidikan.
Selanjutnya
Halaman
1 2