Syarat Bikin SIM Kini Harus Lulus Tes Psikologi

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 16 Des 2019 19:16 WIB
Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Prosedur dan persyaratan permohonan surat izin mengemudi (SIM) bakal bertambah di satuan pengurusan administrasi (Satpas) Colombo. Salah satunya kini pemohon harus melampirkan surat kesehatan tes psikologi.

Kanit Regident Polrestabes Surabaya AKP Sigit Candra mengatakan tujuan ditambahkannya surat tes psikologi untuk megetahui tingkat emosi calon pemohon. Aturan melampirkan tes psikologi juga sesuai dengan persyaratan kesehatan pasal 81 ayat (4) UU nomor 22 tahun 2009.

"Tujuannya diadakan psikologi untuk mengetahui tingkat emosi. Ini kebijakan dari Polda, dari atas. Kita cuma pelaksana soal syarat itu," kata Sigit saat ditemui detikcom, Senin (16/12/2019).


"Tes rohani atau psikologi ini di dalamnya meliputi kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri kemudian stabilitas emosi," tambahnya.

Menurut Sigit, persyaratan tes psikologi mulai dilaksanakan pada hari ini sekaligus sebagai sosialisasi. Sedangkan pelaksanaannya bukan hanya di Surabaya saja, namun juga dilakukan di seluruh Jawa Timur.

"Ini hari pertama, jadi, ini juga berlaku di seluruh di Jawa Timur. Ya istilahnya sambil sosialisasi sambil pengenalan juga untuk melengkapi," tutur Sigit.


"Jadi, itu berlaku untuk SIM A dan SIM C juga memperpanjang yang baru," imbuhnya.

Lalu berapa tarif yang dikenakan untuk setiap tes psikologi? Sigit mengaku tidak tahu detailnya. Sebab, soal biaya yang mengetahuinya dari pihak pelaksana.

"Soal biaya saya tidak tahu. Itu bisa dikonfimasi ke pelaksana. Karena paling dari kita surat keterangan psikologi itu nanti dilampirkan untuk pengajuan SIM," tandasnya.


Simak Video "Polisi Gelar Simulasi Tes Psikologi untuk Pembuatan SIM"

[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)