Hasil Laborat Korban Tewas Pesta Miras Oplosan Lamongan karena Keracunan

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 11:43 WIB
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Hasil uji laboratorium warga Lamongan tewas usai pesta miras oplosan dipastikan keracunan. Hal itu diketahui setelah melihat hasil tersebut.

"Hasil uji laboratorium menunjukkan kalau korban meninggal karena keracunan," terang Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Wahyu Norman Hidayat kepada wartawan di mapolres, Jumat (13/12/2019).

Selain uji laboratorium, dari hasil autopsi, polisi menemukan adanya cairan yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Autopsi sendiri, imbuh kasat, dilakukan dengan mengambil beberapa cairan darah, urine dan lainnya dari tubuh korban.

"Kami menemukan adanya cairan yang mengandung bahan berbahaya dari tubuh korban," tandasnya.


Dia menambahkan polisi juga telah meminta keterangan dua korban selamat yang saat ini masih dirawat di rumah sakit dan sejumlah saksi lainnya.

"Dari hasil pemeriksaan, korban meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit akibat pesta miras oplosan selama 2 hari berturut-turut," imbuhnya.

Seorang kuli bangunan di Lamongan tewas setelah dibawa ke perawatan medis diduga akibat menenggak miras oplosan. Selain itu, 2 warga lainnya kini menjalani perawatan medis. Korban meninggal, Heru (34) warga Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun. Korban tewas setelah pesta miras di gubuk sawah, tak jauh dari tempat tinggal korban selama 2 hari berturut-turut dari hari Minggu-Senin (8-9/12/2019) malam. (fat/fat)