Awas! Pemkot Blitar Potong Tunjangan ASN yang Jemput Anak Saat Jam Kerja

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 11:31 WIB
Kantor Wali Kota Blitar (Erliana Riady/detikcom)
Kantor Wali Kota Blitar (Erliana Riady/detikcom)
Blitar - Pemkot Blitar menjatuhkan sanksi tegas terhadap ASN yang menjemput sekolah atau mengajak anak ke kantor saat jam kerja. Sanksinya berupa pemotongan tunjangan penghasilan pegawai (TPP).

Aturan ini ditegaskan dalam Surat Edaran (SE) No 188/132/410.201.1/2018 tanggal 25 Januari 2018. Walaupun SE diterbitkan oleh Wali Kota nonaktif Blitar Samanhudi Anwar, aturan itu berlaku sampai sekarang.


Menurut Kepala BKD Pemkot Blitar Suyoto, dasar hukum penerapan aturan itu adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korpri dan Kode Etik PNS serta PP No 53 Tahun 2010 tentang Kedisiplinan ASN.

"Itu adalah penekanan untuk antisipasi pelanggaran disiplin ASN. Tidak hanya dua itu saja, tapi kami juga tingkatkan pengawasan terkait soal jam kerja," kata Suyoto kepada detikcom di kantor Wali Kota Blitar, Jalan Merdeka, Kamis (12/12/2019).

Surat edaran tersebut, menurutnya, dikeluarkan pascaevaluasi kinerja PNS yang dilakukan Pemkot Blitar. Dari hasil evaluasi, ada PNS, terutama perempuan, yang keluar kantor saat jam kerja. Rata-rata mereka keluar kantor saat jam kerja untuk menjemput anak di sekolah.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3