Warga Sebuah Desa di Kediri Diresahkan Limbah Berbau Tak Sedap

Andhika Dwi - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 14:16 WIB
Ribuan karung limbah yang dijadikan tanggul/Foto: Andhika Dwi
Kediri - Warga sebuah desa di Kabupaten Kediri menuntut pembongkaran tanggul ribuan karung berisi limbah. Sebab saat turun hujan, tanggul tersebut mengeluarkan asap dan bau tak sedap bahkan membuat warga pusing.

Menurut Najim (40) warga Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, radius bau tak sedap saat hujan turun mencapai sekitar 2 Kilometer. "Warga sini kesal. Akhirnya warga meminta pemilik tanah untuk segera membongkar tanggul penahan yang ternyata berisi serbuk limbah," kata Najim, Rabu (11/12/2019).

Sementara pemilik tanah, Badrun, mengaku tidak tahu apa isi di dalam ribuan karung tersebut. Awalnya, ia hanya ditawari ribuan karung tersebut oleh seseorang sebagai tanggul penahan tanahnya yang mengalami erosi.


Senada dengan warga, Kepala Desa (Kades) Maesan, Ahmad menuntut pemilik lahan memindahkan limbah tersebut. "Warga sini resah, ingin limbah itu segera dipindah atau segera ditindaklanjuti oleh pemerintah," jelas Ahmad.

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri Krisna Setiawan menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri telah mengambil sampel serbuk di dalam karung untuk diteliti. Bahkan Dinas Kesehatan setempat, melalui Puskesmas Kecamatan Mojo telah melakukan tindakan preventif. Yakni dengan melakukan pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi terduga pembuangan limbah.


"Ini pihak DLHKP telah melakukan koordinasi dengan pihak berwajib. Melakukan pengambilan sampel berupa serbuk dalam karung, serta Dinas Kesehatan melalui Puskesmas tindakan preventif pemeriksaan terhadap warga sekitar lokasi pembuangan limbah," jelas Krisna.

Hingga saat ini warga desa berharap tanggul tersebut segera dibongkar. Sebab, karung-karung berisi limbah tersebut dinilai telah mencemari lingkungan.



Simak juga video Sungai Bengawan Solo Menghitam, Indikasi Tercemar Limbah:

[Gambas:Video 20detik]



Halaman

(sun/bdh)