Masih Trauma, Keterangan Nenek yang Diduga Hendak Diperkosa Berubah-ubah

Yakub Mulyono - detikNews
Senin, 09 Des 2019 13:08 WIB
Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom)
Jember - Polisi meminta keterangan kepada nenek warga Desa/Kecamatan Umbulsari, yang sebelumnya ditemukan terkapar di kamar rumahnya dengan luka sayat di leher. Nenek berusia 65 tahun itu dimintai keterangan setelah kondisinya pulih setelah menjalani operasi di RSD dr Soebandi, Jember.

Sayangnya, keterangan yang diberikan sang nenek berubah-ubah. Ini membuat polisi mengalami kesulitan dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

"Ditanya anggota saya, jawabnya A. Kemudian saya tanya jawabnya B. Padahal pertanyaannya sama," kata Kapolsek Umbulsari Iptu Murdiyanto, Senin (9/12/2019).

Murdiyanto menduga jawaban korban berubah-ubah karena yang bersangkutan masih trauma, sehingga timbul rasa takut ketika menjawab pertanyaan penyidik.


"Mungkin masih trauma sehingga kondisinya masih labil. Sepertinya ada rasa takut ketika menjawab pertanyaan," kata Murdiyanto.

Padahal, sambung Murdiyanto, keterangan korban sangat penting. Karena korban merupakan saksi kunci.

"Dia kan saksi kunci ya, karena yang mengalami langsung. Kami berharap keterangan korban ini bisa mengungkap kasus ini dengan cepat. Tapi ternyata kondisinya seperti ini, ya butuh waktu dan kesabaran," terangnya.


Murdiyanto berharap, dalam beberapa hari ke depan, kondisi psikologi korban benar-benar stabil sehingga keterangan yang diberikan bisa valid.

"Ya mohon doanya juga ya.... Sebab, kami ingin kasus ini segera terungkap. Untuk saat ini mohon bersabar dulu," pungkas Murdiyanto.


Tonton juga Ganjar Pranowo 'Dipukul' Nenek Tua, tapi Malah Senang :

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)