IDI Pasuruan Minta Dinkes Cek Kondisi Pasien Ningsih Tinampi

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 07 Des 2019 13:22 WIB
Ningsih Tinampi saat mengobati pasiennya (Foto: Muhajir Arifin/File)
Pasuruan - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Pasuruan sangat menyayangkan banyak pasien sakit medis berobat ke Ningsih Tinampi. Dinas Kesehatan diminta turun tangan.

"Harusnya ada kroscek dari pihak yang berwenang lah, dalam hal ini dinkes, apakah pasien yang datang ke sana itu ada perbaikan atau tidak. Yang berwenang ini dinkes," kata Ketua IDI Kabupaten Pasuruan Sujarwo, Jumat (6/12/2019).

Sujarwo mengatakan IDI tak punya wewenang untuk melakukan kontrol pada pengobatan model Ningsih Tinampi. Pihaknya hanya bisa memberikan imbauan agar masyarakat yang sakit secara medis berobat ke dokter.


"IDI nggak bisa. Kecuali yang melakukan itu anggota IDI kita berhak membina. Kalau Ningsih itu ya wewenangnya dinkes," terang Sujarwo.

Sujarwo sendiri meminta masyarakat yang sakit secara medis pergi ke dokter. Menurut dia, Ningsih Tinampi tak memiliki kompetensi penyembuhkan penyakit medis.

"Kalau pasien penyakit medis kenapa musti ke sana, keahlian dia (Ningsih) kan bukan itu. Itu yang nggak pas bagi kita. Nggak benar itu. Penyakitnya kan bertambah parah. Kalau penyakit medis ya ke dokter, ke pengobatan yang profesional," terangnya.


Sujarwo juga menyayangkan sikap Ningsih yang mendiagnosis semua pasien menderita sakit non-medis.

"Kan banyak pasien yang mengeluh penyakit medis tapi dianggap penyakit non-medis. Itu tak akan membantu. Kan selama ini juga belum ada testimoni yang berobat ke sana tambah baik kan," pungkasnya. (iwd/iwd)