Alun-alun Suroboyo Ditargetkan Akhir Tahun Bisa Dilalui Pejalan Kaki

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 20:32 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Surabaya - Pemkot Surabaya terus mengebut proyek pembangunan basemen Alun-alun Surabaya di Jalan Yos Sudarso. Targetnya, akhir tahun ini, jalan tersebut dipastikan sudah bisa dilalui pejalan kaki dan pesepeda.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama OPD terkait, meninjau proses pembangunan tersebut. Risma mengecek detail pembangunan basment Alun-Alun Suroboyo.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung DKPCKTR Surabaya Iman Krestian mengatakan akhir tahun 2019 ini, pihaknya akan menyelesaikan pembangunan atap basemen atau badan jalan. Terhitung, progres keseluruhan pembangunan ini sudah mencapai 40 persen.

"Akhir tahun ini kami upayakan pengerjaan atap basemen selesai. Kemudian dapat dilalui pejalan kaki atau pesepeda. Targetnya, bulan Maret Jalan Yos Sudarso sudah difungsikan kembali seperti semula," kata Iman Krestian, Jumat (6/12/2019).


Iman menjelaskan ada lima tahapan dalam mengerjakan proyek basemen ini. Pertama, pemindahan jaringan pipa yang sudah berlangsung selama bulan Sepetember. Tahap kedua adalah pengerjaan konstruksi dinding penahan tanah, pondasi, sekaligus kolom konstruksi basement. Semua itu dikerjakan dalam waktu sekitar dua bulan.

"Saat ini konstruksi pondasinya sudah kelar. Pengerjaannya ini memakan waktu dua bulan. Mulai akhir September kemarin sampai awal Desember," ujar Iman.

Setelah pengerjaan konstruksi pondasi rampung, Iman menyebut, pembangunan ketiga adalah penggalian tanah sedalam tiga meter. Penggalian tersebut digunakan untuk pemasangan scaffolding (cetakan beton).

"Scaffolding ini untuk konstruksi atapnya atau cor balok dan plat untuk lantai jalan," imbuh Iman.

Alun-alun Suroboyo Ditargetkan Akhir Tahun Bisa Dilalui Pejalan KakiFoto: Istimewa


Bersamaan dengan pemasangan scaffolding itu, Iman memastikan bahwa pihaknya juga menyiapkan penyambungan dengan konstruksi basement. Selanjutnya, tahap keempat adalah pengerjaan pembesian dan pengecoran balok.

"Di samping pengerjaan pembesian dan pengecoran, nanti juga ada pemasangan plat atap basemen. Dihitung kurang lebih sekitar dua minggu pengerjaannya," papar Iman.

Setelah semua selesai, sebelum dapat dilintasi pesepeda dan pejalan kaki, tahap terakhir adalah penggalian di bawah plat atap basement di Jalan Yos Sudarso.

"Bersamaan dengan ini kami menunggu proses kematangan beton atap basement agar siap digunakan pada akhir tahun 2019. Harapannya semoga berjalan lancar dan sesuai harapan," pungkas Iman. (iwd/iwd)