detikNews
Rabu 04 Desember 2019, 19:45 WIB

Keracunan Massal di Jombang Diduga Akibat Kontaminasi Bakteri Salmonella

Enggran Eko Budianto - detikNews
Keracunan Massal di Jombang Diduga Akibat Kontaminasi Bakteri Salmonella Salah satu warga yang keracunan berkat (Foto: Enggran Eko Budianto/File)
Jombang - Keracunan massal yang dialami sekitar 40 warga Dusun Bogorejo, Desa Kalang Semanding, Kecamatan Perak, Jombang diduga akibat kontaminasi bakteri salmonella. Bakteri ini ditemukan pada sampel muntahan para korban dan bahan makanan yang diolah pemilik hajatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang drg Subandriyah mengatakan, sampel yang diuji laboratorium berupa muntahan korban dan sisa bahan makanan untuk membuat nasi berkat yang diambil dari rumah Hendro. Hasil uji laboratorium terhadap sampel tersebut baru dia terima Senin (2/12).

"Hasil labnya muncul salmonella di muntahan sama bahan makanan. Titrasinya tidak tertera sehingga saya tidak bisa ngomong detil," kata Subandriyah kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Kontaminasi bakteri salmonella yang diduga mengakibatkan sekitar 40 warga Dusun Bogorejo mengalami keracunan. Para korban mengalami mual, pusing dan muntah-muntah setelah memakan nasi berkat dari Hendro pada Kamis (7/11) malam.


"Salmonella bakteri biasanya kalau terinfeksi mengakibatkan keracunan. Tapi kondisi para korban kan tidak parah. Tergantung seberapa daya tahan tubuhnya," terang Subandriyah.

Hasil lab tersebut, tambah Subandriyah, telah dikirim ke berbagai pihak terkait. Termasuk juga ke Polres Jombang yang menyelidiki kasus ini.

"Yang jelas sudah kami sampaikan ke pihak-pihak terkait," tandasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Ambuka Yudha mengaku belum menerima hasil uji laboratorium dari Dinas Kesehatan. Namun dia menegaskan, jika keracunan massal akibat kontaminasi bakteri, pihaknya akan menghentikan penyelidikan kasus ini.


"Kalau karena kontaminasi bakteri, kami yakin tidak ada unsur kesengajaan dari pembuat nasi berkat. Akan kami hentikan lidik," tegasnya.

Keracunan massal ini dialami sekitar 40 warga Dusun Bogorejo, Desa Kalang Semanding, Kecamatan Perak, Jombang pada Jumat (8/11). Para korban mengaku mengalami pusing, mual dan muntah setelah menyantap nasi berkat dari Hendro, warga setempat pada Kamis (7/11) malam. Saat itu Hendro menggelar hajatan untuk memperingati 40 hari meninggalnya ibunya, Sumi.


Tonton juga Makan Tongkol, 125 Santri di Ponorogo Keracunan :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com