detikNews
Selasa 03 Desember 2019, 11:46 WIB

Peredaran Kosmetik Ilegal di Banyuwangi Digagalkan, 2 Pengedar Diamankan

Ardian Fanani - detikNews
Peredaran Kosmetik Ilegal di Banyuwangi Digagalkan, 2 Pengedar Diamankan Kosmetik ilegal disita, dua pengedarnya diamankan. (Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi - Peredaran kosmetik ilegal tanpa dilengkapi izin edar diungkap. Dua pengedar kosmetik diamankan. Kurang-lebih 570 produk kosmetik senilai Rp 40 juta disita sebagai barang bukti.

Mereka yang diamankan adalah GVR (26), warga Kecamatan Muncar, dan VDP (28), warga Kecamatan Cluring. Keduanya sudah sering kali mengedarkan barang yang diduga ilegal tersebut.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifudin mengatakan keduanya ditangkap pada 2 Desember 2019. Mereka disangka telah memperdagangkan kosmetik ilegal seperti diatur dalam Pasal 197 UURI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Pasal 106 juncto Pasal 24 ayat 1 UURI No 07 Tahun 2014 tentang Perdagangan.


"Kosmetik itu diperdagangkan secara online melalui Instagram. Aksi keduanya kami bongkar berkat laporan masyarakat," jelas Arman kepada detikcom, Selasa (3/12/2019).

Ratusan produk kosmetik itu terdiri atas lima varian antara lain lotion night 120 botol, lotion day 100 botol, pembersih wajah 100 botol, 150 skin toner, serta 100 body cream.

Peredaran kosmetik tersebut disinyalir beredar di sekitar Banyuwangi Selatan.


"Keduanya bukan pembuat kosmetik, melainkan memasarkan. Barang itu dibeli dari Surabaya. Nah, praktik perdagangan kosmetik ilegal ini baru berjalan tiga bulan," ungkap Arman.

Produk kosmetik itu diduga palsu karena dalam kemasan tidak dilengkapi izin edar dari BPOM. Dikhawatirkan pula produknya menggunakan zat kimia berbahaya yang bisa merugikan konsumen.

"Kami harap masyarakat lebih waspada dan tidak terbujuk dengan harga yang murah. Namun harus diteliti dengan baik kosmetik yang dipakai," tandas Arman.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com