Drama Penangkapan Komplotan Pencuri Emas di Kediri

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 26 Nov 2019 20:09 WIB
Drama penangkapan komplotan pencuri emas (Foto: tangkapan layar video)
Kediri - Komplotan pencuri emas yang beraksi di Tulungagung tertangka di Kediri. Sempat diwarnai drama penyergapan di persimpangan jalan saat polisi membekuk pelaku.

Aksi polisi membekuk pelaku pencurian emas terekam oleh warga. Dalam video tersebut nampak polisi menghentikan sebuah Toyota Avanza warna putih di sebuah simpang jalan di Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Selain menghentikan mobil, nampak polisi berseragam dan berpakaian preman, dengan membawa senjata pistol memaksa penumpang maupun supir agar turun.

Dedy (36), penjual pentol yang kebetulan biasa mangkal di sekitar lokasi mengatakan saat mobil diminta berhenti oleh polisi, ada dua orang penumpang yang melarikan diri ke arah sawah. Mereka segara dikejar polisi hingga akhirnya tertangkap.


Sedangkan dua orang lainnya masih di dalam mobil dan menyerah saat diamankan polisi. Sehingga totalnya ada empat orang diamankan polisi. Sebenarnya komplotan ini beranggotakan lima orang. Tetapi satu orang telah tertangkap oleh warga di Tulungagung.

"Tadi polisi banyak, ada pakai seragam dan pakaian biasa membawa senjata meminta mobil berhenti, saat berhenti ada dua penumpangnya melarikan diri tapi dikejar dan ditangkap, sedangkan yang dua nurut disuruh turun polisi," ucap Dedy, Selasa (26/11/2019).

Kasat Resrkim Polres Kediri AKP Gilang Akbar membenarkan adanya penangkapan pelaku kejahatan yang diduga merupakan bagian dari komplotan pencuri toko emas yang baru saja terjadi di Tulungagung.


Namun Gilang enggan menjelaskan terkait detail proses penangkapan, karena pihak Resmob Polres Kediri dan Polsek Ngadiluwih, hanya sebatas membantu anggota Polres Tulungagung melakukan pengejaran dan penangkapan.

"Iya benar ada penangkapan, namun kami Satreskrim Polres Kediri, Polsek Ngadiluwih hanya membantu tim Polres Tulungagung yang sudah melakukan pengejaran dan penangkapan di wilayah hukum Kabupaten Kediri," jelas Gilang.

Hingga saat ini keempat pelaku beserta barang bukti mobil dan perhiasan emas masih diamankan di Mapolsek Ngadiluwih Kabupaten Kediri guna proses penyelidikan selanjutnya. (iwd/iwd)