"Tadi sekitar 15 menit hujan es dan angin kencang ya ini pemancar roboh menimpa rumah warga. Esnya sebesar kelereng kecil," terang salah satu karyawan radio Bahana Ngawi, Ardian saat dihubungi detikcom, Minggu (24/11/2019).
Hujan es dan angin kencang itu, kata Ardian, terjadi selama sekitar 15 menit menjelang magrib atau sekitar pukul 17.30 WIB. Angin kencang datang dari arah timur dan saat siaran radio berlangsung.
"Tadi pas waktu siaran robohnya tower pemancar. Saat ini masih belum bisa mengudara," katanya.
Ardian mengungkapkan, tower yang roboh itu menimpa rumah dan dua sepeda motor milik Kusno (50) yang ada di Jalan Trunojoyo Ngawi. Beruntung tidak ada korban jiwa atas robohnya tower Radio Bahana Ngawi.
"Robohnya menimpa rumah Pak Kusno dan dua motornya juga tertimpa. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," imbuhnya.
Selain merobohkan pemancar radio Bahana Ngawi, angin Kencang juga merobohkan sebuah atap pos penjagaan Mako Polres Ngawi.
"Untuk infonya memang terjadi hujan disertai es dan angin kencang. Dilaporkan data sementara sebuah tower pemancar radio roboh. Ini atap pos jaga Polres Ngawi juga kena dampak," terang Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto saat dihubungi detikcom.
Halaman 2 dari 2
Hoegeng Awards 2025
Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini