Double Track SMA/MA, Solusi Pemprov Jatim Kurangi Pengangguran

Sugeng Harianto - detikNews
Sabtu, 23 Nov 2019 19:07 WIB
Stan pameran SMA Double Track/Foto: Sugeng Harianto
Stan pameran SMA Double Track/Foto: Sugeng Harianto
Magetan - Tingginya angka lulusan SMA/MA yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi membuat tingkat pengangguran di Jatim terbilang tinggi. Maka dari itu, Dinas Pendidikan Jatim membuat gebrakan baru dengan mengambil kebijakan Program Double Track SMA/MA.

"Program Double Track SMA/MA merupakan cara dari Pemprov Jatim untuk mencari alternatif solusi menyiapkan lulusan SMA dengan bekal keterampilan dan sertifikat untuk mencari kerja. Hal ini mengingat banyak lulusan SMA/MA yang tidak melanjutkan ke jenjang perkuliahan," kata koordinator IT Kampus ITS Surabaya Fajar Baskoro saat berkunjung di stan pameran SMA Double Track di SMA N 1 Plaosan Magetan, Sabtu (23/11/2019).

Data dari Pemprov Jatim, kata Fajar, ditemukan fakta bahwa tidak semua lulusan SMA/MA di Jatim melanjutkan jenjang perkuliahan. Data tahun 2018 saja, lanjut Fajar, jumlah itu mencapai 116.772 atau 67,84 persen.

"Data tahun 2018, ada sekitar 116.772 atau 67,84 persen siswa SMA tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Dengan berbagai macam kondisi. Mereka ini jika tidak mendapatkan perhatian khusus dan memperoleh interfensi dari para pemangku kebijakan, maka akan menyumbangkan pada jumlah pengangguran dan akan bermuara pada kondisi Index Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Timur," sambungnya.


Menurut Fajar, data BPS pada Februari 2019 mencatat, jumlah angkatan kerja di Jatim sebanyak 21,59 juta orang atau naik 584 ribu orang dibanding Februari 2018. Sejalan dengan itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga meningkat 1,31 poin.

"Dalam setahun terakhir, pengangguran bertambah 16,82 ribu orang, sedangkan TPT turun menjadi 3,83 persen pada Februari 2019. Melalui Program SMA/MA Double Track diharapkan bisa memberikan skill atau kompetensi tambahan kepada siswa," imbuhnya.

Ia menambahkan, program Double Track SMA/MA terdiri 7 bidang keterampilan. Meliputi multimedia, teknik elektro, teknik listrik, tata boga, tata busana, tata kecantikan, dan teknik kendaraan ringan dengan 17 belas bidang keahlian.

Menurut Fajar, ada tiga tujuan dalam program Double Track SMA/MA. Yakni untuk meningkatkan kompetensi dan kemampuan peserta didik SMA yang berencana tidak melanjutkan ke perguruan tinggi dalam menguasai salah satu bidang keterampilan tertentu dengan memanfaatkan kearifan lokal. Selain itu, untuk membangun kepercayaan diri peserta didik dalam berwirausaha atau bekerja dengan bekal keterampilan yang dikuasai.
Selanjutnya
Halaman
1 2