Dua Arena Judi di Surabaya Digerebek, Polisi Tahan 62 Orang, Dua WN Malaysia

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 22 Nov 2019 15:51 WIB
Foto: Istimewa
Surabaya - Dua arena judi berkedok permainan ketangkasan di Surabaya digerebek tim gabungan Polda Jawa Timur. Dari dua tempat itu seluruh karyawan dan penjudi kemudian dibawa ke Mapolda Jatim termasuk 2 WN asal Malaysia.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frams Barung Mangera mengatakan saat ini pihaknya telah menahan 62 orang di dua tempat tersebut. Ke-62 orang itu ditahan untuk digali keterangannya lebih lanjut.

"Ditreskrimum & Ditreskrimsus Polda Jatim telah merespon dan amankan 62 orang yg diduga terkait permainan judi," kata Barung saat dihubungi detikcom, Jumat (22/11/2019).


"Ke-62 orang tersebut di atas sedang dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan terkait pasal 303, 303 KUHP dan beberapa di antaranya terdapat anak-anak di bawah umur," tambahnya.

Dua WNA asal Malaysia yang terciduk saat penggerebekan di dua arena judi di Surabaya ikut ditahan polisi. Dua WNA ini diduga merupakan pengelola arena judi itu.

"Di antara 62 orang yang diamankan terdapat 2 WNA Malaysia," ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera kepada detikcom.


Informasi yang dihimpun, kedua WNA asal Malaysia itu masing-masing bernama Wei Kuang (25) dan Mak Chee Hou (26). Selain dua WNA, polisi juga mengamankan 1 orang yang berasal dari Medan, Sumetera Utara bernama Andrian (25).

"Ada juga 1 WNI tapi asalnya Medan Sumut sana," ucap Barung.

Sebelumnya, dua arena judi di Surabaya yang digerebek Polda Jatim diduga dikelola Warga Negara Asing (WNA). Dari paspor yang didapat, kedua WNA itu berasal dari Malaysia.


"Di dalam tadi ada 2 orang WNA paspornya Malaysia. Sementara tadi ngakunya mau cari temannya. Tapi sepertinya dia pengelolanya," kata Wakapolda Jatim Brigjen Djamaludin kepada detikcom di lokasi judi Club Zone Jalan Wiyung dini hari tadi.

Dua lokasi arena judi yakni Club Zone di Jalan Jalan Menganti Wiyung No 154. Sedangkan satunya yakni Galaxy Zone di Jalan Bratang Binangun No 30. (fat/fat)