Begini Aturan Kebiri Kimia Guru Ekskul di Surabaya yang Sodomi 15 Siswa

Begini Aturan Kebiri Kimia Guru Ekskul di Surabaya yang Sodomi 15 Siswa

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 18 Nov 2019 19:27 WIB
Rachmat Slamet Santoso saat menjalani sdiang vonis/Foto: Amir Baihaqi
Rachmat Slamet Santoso saat menjalani sdiang vonis/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis 12 tahun penjara dan kebiri kimia selama 3 tahun pada Rachmat Slamet Santoso alias Memet, yang telah menyodomi 15 siswa. Lalu bagaimana aturan eksekusi kebiri kimia itu?

Ketua Majelis Hakim Dwi Winarko mengatakan, kebiri kimia terhadap terdakwa baru bisa dilakukan setelah menjalani hukuman pokok 12 tahun penjara. Untuk itu, meskipun sudah divonis, namun kebiri kimia tidak bisa serta merta langsung dilaksanakan.

"Dia jalani dulu hukuman penjaranya, baru jaksa bisa melakukan eksekusi kebiri kimianya," kata Dwi usai persidangan di Ruang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (18/11/2019).


Selain itu, lanjut Dwi, kebiri kimia juga harus menunggu status hukum yang bersangkutan berkekuatan tetap (inkrah). Apalagi usai dibacakan vonis, baik terdakwa maupun umum masih mempertimbangkan vonis yang telah dijatuhkan.

"Nunggu inkrah dulu, tadi terdakwa dan penuntut umum masih pikir pikir," terang Winarko.
Selanjutnya
Halaman
1 2