detikNews
Jumat 15 November 2019, 15:15 WIB

Sempat Disentil Hotman Paris, Kasus Penipuan Perumahan di Gresik Belum Kelar

Hilda Meilisa - detikNews
Sempat Disentil Hotman Paris, Kasus Penipuan Perumahan di Gresik Belum Kelar Kuasa Hukum Paguyuban User Royal City, Sahlan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Sejumlah pembeli perumahan Royal City Gresik mendatangi Mapolda Jatim untuk menanyakan kelanjutan kasusnya. Sebelumnya, kasus ini sempat disinggung Pengacara Hotman Paris beberapa bulan lalu.

Kuasa Hukum Paguyuban User Royal City, Sahlan mengatakan pihaknya telah melaporkan pengembang yakni Direktur PT Berkat Jaya Land, Nur Fauzi. Sahlan menyebut 300 kliennya telah dirugikan dengan kerugian total hampir Rp 100 miliar.

Bahkan, beberapa kliennya telah membayar lunas perumahan tersebut, namun tidak mendapat haknya. Karena rumah yang dijanjikan belum dibangun.

"Perumahan Royal city dikembangkan Berkat Jaya Land. Kita dari paguyuban dan user sangat dirugikan. Total user 300, kalau diuangkan hampir Rp 100 miliar. Namun unitnya ada yang tidak dibangun, kondisi di rumah bermacam-macam tidak 100 persen," papar Sahlan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (15/11/2019).


Sahlan mengakui dari 300 kliennya, memang ada 20-an klien yang sudah lunas dan menempati perumahan tersebut. Namun, 20 klien tersebut tak mendapatkan sertifikat tanah hingga tak dapat beberapa fasilitas umum seperti listrik, air PDAM yang belum masuk ke perumahan tersebut.

"Suratnya tidak jelas. Rata-rata rumah tidak selesai. Fasilitas umum yang dijanjikan pengembang tidak ada dan tidak teralisasi misal PLN, air belum masuk," imbuhnya.

Sementara itu, salah satu korban, Rusli mengaku telah membeli rumah ini pada 2015 dan sudah dilunasi di tahun 2017. Namun, hingga kini, Rusli menyebut rumahnya belum diselesaikan. Dia mengatakan penyelesaian rumah seharga Rp 300 juta itu baru 60%.


"Lunas sejak 2017. Sampai hari ini belum diselesaikan. Rumahnya masih setengah jadi. Saya kejar-kejar katanya masih gak punya dana, belum sempat, gitu. Pokoknya ribet lah. Atapnya belum, lantai juga belum. Nilainya Rp 300 juta," ungkap Rusli.

Sebelumnya, kasus ini sempat mencuat saat salah satu pembeli di Perumahan Royal City Gresik melaporkan hal ini ke Pengacara Hotman Paris. Hotman pun saat itu meminta polisi untuk segera memproses kasus ini hingga tak merugikan konsumen.




Tonton juga video Hotman Paris Buka-bukaan Jatuh Hati pada Cewek Seksi:

[Gambas:Video 20detik]




(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com