DPRD Jombang Desak APH Selidiki Pengadaan Seragam Gratis yang Kekecilan

DPRD Jombang Desak APH Selidiki Pengadaan Seragam Gratis yang Kekecilan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kamis, 14 Nov 2019 14:33 WIB
Seragam olahraga yang dikembalikan karena kekecilan/Foto: Enggran Eko Budianto
Seragam olahraga yang dikembalikan karena kekecilan/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Komisi D DPRD Jombang mencium indikasi kerugian negara dalam pengadaan seragam olahraga gratis bagi siswa SMP sederajat. Pihaknya mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk menyelidiki pengadaan seragam tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Jombang Mustofa. Dia menilai mutu seragam olahraga gratis bagi siswa SMP sederajat di Kota Santri sangat jelek.

Betapa tidak, sekitar 30 persen seragam yang dibagikan ke para siswa ternyata ukurannya kekecilan. Pengadaan seragam olahraga untuk siswa SMP sederajat oleh Pemkab Jombang ini menelan dana APBD TA 2019 Rp 2,3 miliar.


"Hasilnya jelek sekali. Cingkrang-cingkrang. Kalau dikonversikan ke harga, jumlahnya sedemikian banyaknya, ada apa? Jumlahnya 8.400 lo dari 24.888 setel. Berarti 30 persen itu. Besar, bisa kerja apa tidak?," kata Mustofa saat dihubungi detikcom, Kamis (14/11/2019).

Tidak hanya itu, lanjut Mustofa, pihaknya juga mempertanyakan kredibilitas pihak rekanan yang memenangkan lelang pengadaan seragam olahraga gratis bagi siswa SMP sederajat di Jombang. Salah satu indikasinya dia tangkap saat hearing dengan Dinas Pendidikan Jombang dan para rekanan beberapa waktu lalu.

"Ketika kami hearing waktu itu jelas, mereka ditanya jumlah produksi saja harusnya paham. Hasil hearing katanya sih dia (rekanan) bukan pemenang lelang. Dia mengundurkan diri diganti 3 orang. Saya jadi penasaran kok Jaya semua namanya," ungkap politisi dari Fraksi PKS ini.

Oleh sebab itu, Mustofa mencium adanya indikasi kerugian negara dalam pengadaan seragam olahraga gratis bagi siswa SMP sederajat. Dia mendesak APH turun tangan untuk menyelidiki indikasi korupsi tersebut.
Selanjutnya
Halaman
1 2