Pemkot Surabaya Revitalisasi Kali Lamong Cegah Meluap ke Permukiman

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 06 Nov 2019 19:31 WIB
Tanggul yang dibangun untuk mengatasi luapan Kali Lamong (Foto: Istimewa)
Surabaya - Memasuki musim hujan, Pemkot Surabaya merevitalisasi Kali Lamong. Rencananya akan dibangun pintu air, rumah pompa dan tanggul di kawasan Kali Lamong sepanjang 8,5 kilometer.

Kabid Pematusan Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Samsul Hariadi mengatakan pembangunan rumah pompa, pintu air dan tanggul di Sumberejo untuk mengantisipasi genangan yang terjadi di kawasan Surabaya wilayah barat, akibat luapan Kali Lamong.

"Antisipasi genangan di wilayah barat terutama wilayah Benowo, Raci Sumberejo, Jurang kuping dan sebagainya," kata Samsul kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya,Rabu (6/11/2019).

Samsul menjelaskan pembangunan tanggul sepanjang 8,5 kilometer sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu, namun sempat jebol. Akhirnyq dibangun kembali. Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 2,5 kilometer dengan ketinggian 3 meter.

"Karena kemarin sempat jebol, ibu wali meminta ditambahi satu meter, di beberapa titik yang kemarin sempat jebol akan dipasang bronjong atau batu kali yang diikat dengan kawat, sepanjang 100 meter," imbuh Samsul.


Selain pembuatan tanggul, Pemkot Surabaya juga membuat pintu air yang dilengkapi rumah pompa. Rencananya ada tiga unit rumah pompa berkapasitas 9 meter kubik. Namun tahun ini baru satu rumah pompa yang bisa dibangun.

"Sesuai arahan, bu wali minta 5 meter kubik," ujar Samsul.

Dengan dibangunanya rumah pintu air dan rumah pompa tersebut, nantinya untuk mengantispasi lupaan Kali Lamong yang masuk ke area pemukiman warga di mulai dari benowo, Sumberejo, Sumberjaya dan SMP 14 Surabaya yang dekat kawasan perumahan Citraland.

"Kalau air Kali Lamong tinggi, kita buat pintu air agar air tidak bisa masuk ke areal warga. Sedangkan air yang tidak bisa keluar itu kita akan pompa. Jadi, warga tidak tergenang," imbuh Samsul.

Selain itu, rencana pembangunan tanggul ini untuk mengantisipasi Jalan Kauman yang menjadi salah satu akses jalan ke Stadion Gelora Bung Tomo yang tergenang akibat luapan Kali Lamong.


Sementara itu, di kawasan tersebut juga akan dibangun bosem dengan luas 2,2 hektar dengan menggunakan tanah Bekas Tanah Kas Desa (BTKD). Sedangkan progres pembangunan tanggul sepanjang 8,5 kilometer di Kali Lamong direncanakan rampung sebelum event Piala Dunia U-20 2021 mendatang.

"Event besok (Piala Dunia U-20) bisa selesai 2021 dengan panjang total 8,5 kilometer," tandas Samsul.


Simak juga video "Duh! Usai Direvitalisasi, Trotoar di Otista Malah Jadi Lahan Parkir" :

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)