Kronologi Menpora Tidak Bisa Masuk GBT Hingga Muncul Interpelasi dari Golkar

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 04 Nov 2019 12:54 WIB
Saat Menpora tak bisa masuk GBT karena pintu terkunci (Foto: Istimewa)
Surabaya - Fraksi Golkar DPRD Surabaya akan mengajukan interpelasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Interpelasi itu merupakan buntut tidak bisa masuknya Menpora Zainudin Amali saat melakukan kunjungan ke Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Minggu (3/11).

"Kami akan coba panggil dulu. Karena sampai hari ini Kadispora nggak respon. Jadi, ini bukan sikap saya pribadi tapi fraksi. Dan ini kita sudah merapatkannya," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Agoeng Prasodjo kepada detikcom, Senin (4/11/2019).

Menurut Agoeng, Menpora Zainudin Amali dan rombongan datang ke GBT sekitar 15.00 WIB. Dalam kunjungannya itu, Agoeng mengaku hadir lebih dahulu. Namun setiba di sana, ia mengetahui akses pintu masuk GBT terkunci.

Mengetahui hal itu, ia kemudian mencoba mengontak pejabat terkait seperti Kadispora Afghani Wardani dan Kepala Bappeko Eri Cahyadi untuk membuka kunci pintu stadion. Namun semua panggilan telepon itu tidak ada yang diangkat.


"Saya waktu itu datang duluan. Nggak ikut rombongan. Saya coba kontak Kadispora beberapa kali nggak diangkat. Saya telepon kepala Bappeko juga tidak diangkat," tutur Agoeng.

Upaya Agoeng menghubungi pejabat terkait tetap tidak berhasil sampai Menpora dan rombongannya datang. Alhasil menteri dari partai Golkar itu tidak bisa masuk.

"Menpora itu kan istilahnya pejabat kepanjangan tangan presiden. Ada Republik Indonesia di belakang. Beliaunya datang tapi nggak bisa masuk karena terkunci," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2