Dua Perempuan di Jember Disandera 6 Hari Gaga-gara Utang Rp 230 Juta

Dua Perempuan di Jember Disandera 6 Hari Gaga-gara Utang Rp 230 Juta

Yakub Mulyono - detikNews
Minggu, 03 Nov 2019 22:15 WIB
Dua perempuan yang disandera 6 hari/Foto: Yakub Mulyono
Dua perempuan yang disandera 6 hari/Foto: Yakub Mulyono
Jember - Dua perempuan di Jember menjadi korban penyanderaan gara-gara persoalan utang Rp 230 juta. Dua korban disandera selama 6 hari.

"Korban disandera selama 6 hari. Tadi sore berhasil kita bebaskan. Terduga pelaku kita amankan dan sekarang masih kita mintai keterangan," kata Kapolres Jember AkBP Alfian Nurrizal, Minggu (3/11/2019).

Menurut Alfian, korban bernama Etfawati (53) dan Nur Ipah (52). Keduanya warga Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Sedangkan terduga pelaku yakni Karmawi (53), warga Desa Sisipan, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai dan M Ali (56), warga Dusun Loncatan, Desa Mangaran, Kecamatan Ajung, Jember.


"Lokasi penyanderaan di rumah M Ali," kata Alfian.

Alfian mengatakan, Erfawati bisnis jual beli beras dengan Karnawi pada Mei lalu. Beras itu rencananya akan dijual kepada korban gempa Palu.

"Ternyata harga beras yang hendak dijual itu terlalu mahal. Sehingga akhirnya beras itu dijual murah. Kasarnya dijual rugi lah," kata Alfian.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3