detikNews
Kamis 31 Oktober 2019, 16:25 WIB

Autopsi Buktikan Balita Tewas di Malang Ternyata Bukan Karena Tenggelam

Muhammad Aminudin - detikNews
Autopsi Buktikan Balita Tewas di Malang Ternyata Bukan Karena Tenggelam Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Penyebab kematian Agnes Arnelita (3) ternyata bukan karena tenggelam seperti yang diaku ayah tirinya. Hasil autopsi terhadap jenazah balita tersebut membantah pengakuan itu.

Hasil autopsi mengungkap ditemukanmya luka robek pada bagian lambung. Ditemukan juga lebam dan melepuh yang diduga akibat dibakar. Polisi masih menyelidiki kasus ini dan secepatnya menggelar pra rekrontruksi.

"Sementara diketahui ada pendarahan di lambung, karena luka robek pada usus. Ini diduga karena tekanan hebat dan kuat yang dialami korban sebelumnya. Ini yang mengakibatkan kematian korban," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander kepada wartawan di sela melihat proses autopsi di kamar jenazah RS dr Saiful Anwar Jalan Belakang RSSA, Kamis (31/10/2019), sore.


Dony mengaku belum dapat memastikan penyebab dari pendarahan dan luka robek pada bagian lambung.. "Apakah karena tangan kosong atau menggunakan benda tumpul, kami masih selidiki," kata Dony.

Dony menyebut selain pendarahan akibat luka robek pada usus di lambung, juga ditemukan luka lebam dan luka diduga akibat panas dari api.

"Ada perlakuan tidak manusiawi, ditemukan kuat diduga karena panas dari api. Tetapi kami akan meminta keterangan dari dokter yang awal pertama melakukan pemeriksaan. Selain itu, ada juga luka lebam di tubuh korban," beber Dony.


Dony menegaskan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku. Saat ini pemeriksaan masih berlangsung, untuk mengungkap pasti kronologi dari kejadian yang sebenarnya.

"Terduga pelaku sudah kami amankan. Sekarang masih dilakukan pemeriksaan. Proses penanganan kasus akan ditingkatkan ke penyidikan. Kami juga telah memeriksa empat orang dalam kasus ini di antaranya ibu dan ayah tiri korban," pungkas Dony.


Simak juga video "Balita Tenggelam di Gorong-gorong Pondok Cabe Ditemukan Tak Bernyawa" :

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com