14 Perguruan Silat Meriahkan Festival Kampung Pesilat Indonesia di Madiun

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 28 Okt 2019 23:47 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Untuk yang kedua kakinya Pemkab Madiun menggelar Festival Kampung Pesilat Indonesia 2019. Acara yang menampilkan atraksi para pesilat ini digelar di alun-alun kota Caruban juga sekaligus memperingati hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober.

Ada 14 perguruan pesilat yang ikut meramaikan peragaan seni bela diri dalam bentuk kreasi tari. Selain itu ada pula penampilan fashion show dari sepuluh jenis batik dengan corak dan ciri khas dari Kabupaten Madiun sebagai kampung pesilat.

"Hari ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda kita selenggarakan puncak festival Kampung pesilat, setelah kemarin rangkaian pawai untuk mengumpulkan semua perguruan yang berbeda," terang Bupati Madiun H Ahmad Dawami dalam sambutannya di alun-alun kota Caruban, Senin (28/10/2019).

Ajang festival Kampung pesilat buntuk tahun kedua ini, kata Kaji Mbing sapaan akrab Bupati Madiun, saat ini memang masih dalam tahapan untuk mempersatukan dari 14 perguruan silat berbeda. Dalam festival tahun-tahun berikutnya, lanjut Kaji Mbing akan diselenggarakan secara nasional dengan mengundang seluruh daerah dalam perhelatan kejuaraan.


"Insyaallah nanti kita tetap ada mimpi untuk skala lebih besar mencakup nasional. Tapi semua harus melalui proses. Yang penting saat ini bagaimana kita pertahankan pondasi kerukunan tanpa konflik antar perguruan pesilat," tandasnya.

Hadir dalam acara Festival Kampung Pesilat Indonesia Kabupaten Madiun, jajaran Forkopimda serta walikota Madiun Maidi.

Sementara Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono mengaku bangga dengan semua perguruan pesilat yang ikut berperan dalam menjaga suasana Madiun yang kondusif. Ajang Festival Kampung Pesilat Indonesia 2019 diharapkan dapat dilestarikan dan diketahui oleh dunia bahwa Madiun damai bersama pesilat.

"Alhamdulillah semua berjalan lancar mulai saat pembukaan kemarin hinggga penutupan malam ini kita juga melibatkan 457 personil gabungan. Yakni Polisi 237 TNI ada 100 personil dan Pam Swakarsa sebanyak 120 personel untuk pengaman," ujar Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono.


14 Perguruan Pesilat yang mengikuti Festival Kampung Pesilat Indonesia 2018 ini yakni, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW), Persaudaraan Setia Hati Tuhu Tekad, IKS Kera Sakti.

Kemudian perguruan Ki Ageng Pandan Alas, Tapak Suci, Pro Patria, Persinas ASAD, Merpati Putih, Pagar Nusa, dan Cempaka Putih serta Persaudaraan Sejati, Pro Patria, Persaudaraan Pangastuti Tundung Madiun.

Pantauan detikcom, ribuan warga Kabupaten Madiun tampak memadati alun-alun kota Caruban untuk menyaksikan Festival Kampung Pesilat Indonesia 2019.

Dalam acara yang dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pukul 22.30 WIB dihadiri oleh semua pimpinan perguruan pesilat serta Forkopimda Kabupaten Madiun serta Walikota Madiun Maidi. (iwd/iwd)