detikNews
Rabu 23 Oktober 2019, 11:39 WIB

Ida Fauziyah Jadi Menaker, Ini Pesan Tetangganya di Mojokerto

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ida Fauziyah Jadi Menaker, Ini Pesan Tetangganya di Mojokerto Rumah orang tua Ida Fauziyah di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Politikus PKB Ida Fauziyah terpilih menjadi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Kabinet Indonesia Maju. Warga di kampung halamannya di Mojokerto ikut bangga.

Kabar Ida Fauziyah diangkat menjadi Menaker rupanya sudah sampai di telinga warga Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Kediaman orang tuanya di Gang Timbangan Lama, Dusun Kedungmaling, RT 22 RW 8 tampak dikerumuni sejumlah warga sekitar.

"Di sini Bu Ida Fauziyah lahir," kata Yulia Ernawati (40), warga Dusun Kedungmaling kepada wartawan sambil melihat-lihat rumah orang tua Ida Fauziyah yang terlihat sepi, Rabu (23/10/2019).


Ida Fauziyah lahir 16 Juli 1969 dari pasangan almarhum H Syahroni dan Hj Musyarofah. Mantan anggota DPR RI 1999 sampai 2018 ini merupakan anak keempat dari enam bersaudara. Menurut warga Kedungmaling, Ida tidak lagi tinggal bersama orang tuanya sejak terpilih menjadi anggota DPR RI.

Yulia menuturkan, rumah di Dusun Kedungmaling itu saat ini dihuni ibu Ida Fauziyah. Namun sejak Selasa (22/10) malam, rumah ini sepi. Baik pintu pagar maupun pintu rumah tampak terkunci.

"Kemarin jam 7 malam (sekitar pukul 19.00 WIB) ibunya Bu Ida berangkat ke Jakarta bersama saudara-saudaranya setelah ada kabar beliau jadi Menteri Ketenagakerjaan," ujarnya.

Di mata Yulia, Ida Fauziyah merupakan sosok perempuan yang rendah hati dan pandai bergaul. Menurut dia, politisi PKB itu kerap pulang kampung untuk menyambangi ibunya. Setiap pulang kampung, Ida selalu menyempatkan diri menyapa para tetangganya.

"Beliau orang baik. Kalau pulang ke sini sering memberi uang ke warga untuk liwetan dan makan bersama. Beliau dan suaminya juga ikut makan bareng," ungkapnya.


Diangkatnya Ida Fauziyah menjadi Menaker membuat para tetangganya bangga. Yulia menilai istri Taufiq Abdullah itu cocok menjadi Menaker karena mampu merangkul semua golongan.

"Harapan kami beliau memberi sumbangsih kepada kampung supaya maju. Kalau ada yang menganggur supaya dicarikan pekerjaan. Beliau juga supaya tetap baik dan rendah hati," harapnya.

Hal senada dikatakan Umar Khotob (50), tetangga Ida Fauziyah di Dusun Kedungmaling. Dia berpesan kepada Ida agar tetap menjadi orang yang jujur dan amanah dalam mengemban tugas sebagai Menaker di Kabinet Indonesia Maju.

"Saya juga berharap beliau tetap menjadi orang yang mudah bergaul dan baik dengan semua orang," ujarnya.


Tidak hanya itu, Ida Fauziyah rupanya juga peduli dengan pendidikan. Dia mempunyai Islamic Boarding School Asy Syarif di Jalan Asy Syarif nomor 9, Brangkal, Kecamatan Sooko, Mojokerto.

Warga sekitar menyebut, lembaga pendidikan ini didirikan Ida tahun 2017. Sekolah bertaraf internasional ini membuka pendidikan setingkat PAUD, TK dan SD. Anak-anak warga sekitar kabarnya mendapatkan keringanan biaya jika ingin sekolah di tempat ini.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com